Mahfud MD Sebut Pemerintah Enggan Campuri KLB PSSI

Rencana PSSI untuk melakukan KLB sudah sesuai dengan rekomendasi Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPIF) Tragedi Kanjuruhan.

Diperbarui 02 November 2022, 13:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berangkat dari pertimbangan tersebut, jajaran eksekutif PSSI memilih untuk mempercepat KLB. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari langkah federasi sepak bola Tanah Air demi memenuhi rekomendasi TGIPF agar kompetisi sepak bola Tanah Air diizinkan kembali bergulir.

“Kita mengusahakan (agar kompetisi) bisa jalan. Kita menyikap butir (rekomendasi) TGIPF bahwa pemerintah pemerintah tidak mengizinkan kompetisi kalau tidak KLB,” sambungnya.

Hindari Gesekan

Lebih lanjut, Iwan Bule memaparkan bahwa sejatinya hanya ada dua anggota PSSI (voter) yang mengusulkan untuk mempercepat KLB. Kedua anggota tersebut adalah Persis Solo dan Peresebaya Surabaya.

Jumlah tersebut belum cukup untuk memaksa dimajukannya waktu KLB, jika mengacu pada Statuta PSSI. Namun, adanya suara dari Exco serta pertimbangan untuk menghindari gesekan di tubuh PSSI membuat Iwan Bule akhirnya menyepakati percepatan KLB.

“Kita tahu baru dua klub yang mengajukan KLB, di mana menurut aturan itu belum memenuhi kuorum, tetapi kita tidak ingin (masalah) itu berlarut-larut, voter bersilang pendapat. Saya takut ada gesekan psikologis atau fisik, maka kita memutuskan untuk KLB,” bebernya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Lizsa Egeham, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan