Barcelona Ancam Proses Pidana Kontrak Frenkie De Jong

Barcelona telah menemukan bukti aktivitas kriminal dalam perpanjangan kontrak Frenkie De Jong pada 2020. Kontrak itu terjadi pada saat pemerintahan Presiden Jose Maria Bartomeu.

Diterbitkan 09 Agustus 2022, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Belum terdaftar

Barcelona telah menghabiskan lebih dari 100 juta pound untuk mendatangkan Raphinha, Jules Kounde, dan Robert Lewandowski. Namun, ketiga pemain anyar Blaugrana itu belum bisa didaftarkan di La Liga Spanyol.

Menurut The Mirror, Barcelona bakal dipaksa berpisah dengan delapan pemain tim utama selama beberapa minggu mendatang agar bisa mendaftakan amunisi barunya. Sementara La Liga Spanyol hanya mengizinkan raksasa Catalan mendaftarkan 25 pemain.

Selain itu, dengan tagihan gaji saat ini mencapai 560 juta euro, Barcelona harus berusaha untuk mengurangi sebesar 160 juta euro.

Salah satu pemain yang mungkin bisa dilepas Barcelona adalah Frenkie de Jong. Tapi, Presiden Barcelona Joan Laporta baru-baru ini menegaskan kepada wartawan ingin pemain Belanda itu bertahan di Camp Nou.

"Frenkie de Jong adalah pemain Barca dengan kualitas hebat dan kami ingin dia bertahan," katanya. "Dengan dia dan rekan satu timnya, kami memiliki lini tengah yang sangat kuat. Dia memiliki tawaran, tapi kami ingin dia bertahan dan dia juga ingin bertahan."

Chelsea diperkirakan bisa menyalip Manchester United untuk transfer De Jong. Tapi, Manajer Chelsea Thomas Tuchel baru-baru ini mengecilkan harapan timnya menghabiskan banyak uang untuk gelandang baru musim panas ini.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan