Kronologi Pembekuan Aset Roman Abramovich dan Imbas yang Mengerikan untuk Chelsea

Pemerintah Inggris akhirnya resmi membekukan aset Roman Abramovich di Chelsea.

Diterbitkan 11 Maret 2022, 11:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Perjalanan Chelsea mengarungi kompetisi musim ini tengah menghadapi jalan terjal. Pemerintah Inggris membekukan aset sang pemilik Roman Abramovich sebagai imbas perang Rusia-Ukraina. 

Keputusan ini merupakan tekanan politik yang dilancarkan pemerintah Inggris kepada kaum oligarki Rusia di negaranya atas serangan yang dilancarkan Rusia terhadap Ukraina dua pekan terakhir. 

Abramovich menjadi salah satu sasaran tembak karena dianggap dekat dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Akibat pembekuan ini, rencana penjualan Chelsea pun untuk sementara ditangguhkan.

Pembekuan ini juga memberi dampak yang mengerikan kepada Chelsea. Tim asal London itu terancam jatuh miskin karena sumber-sumber pendanaannya saat ini dikunci. Pembekuan dari pemerintah Inggris membuat Chelsea tidak lagi diizinkan menjual tiket pertandingan kandang dan aksesoris klub. 

Seluruh penonton yang boleh hadir di Stamford Bridge hanyalah pemegang tiket terusan. Pemasukan The Blues juga bakal tergerus akibat pemutusan kontrak sejumlah sponsor kelas kakap. Selain itu, Chelsea juga tidak diizinkan lagi membeli pemain baru dan memperpanjang kontrak pemain lama.

Menurut laporan salah seorang jurnalis asal Italia, Fabrizio Romano, operasional Chelsea untuk sementara masih bisa dijalankan dengan lisensi khusus. Namun rencana penjualan klub terpaksa ditangguhkan. Sanksi ini berlaku sampai 31 Mei 2022 kecuali diperbarui, dihapus atau klub dijual.

Berikut adalah kronologi pembekuan aset Roman Abramovich di Chelsea.

 

Kronologi Penyitaan

24 Februari 2022: Rusia resmi melancarkan serangan militer terhadap Ukraina. Perintah perang datang langsung dari Presien Rusia, Vladimir Putin.

25 Februari 2022: Anggota Parlemen Inggris dari partai buruh, Chris Bryant, meminta agar aset Roman Abramovich di Chelsea dibekukan pemerintah Inggris. Menurutnya, Abramovic salah satu pemberi dukungan finansial bagi pemerintah Rusia dan terlibat pencucian uang serta korupsi.

"Saya punya bocoran dokumen di 2019 dari Home Office yang mengungkapkan soal Abramovich," kata Bryant seperti dikutip Metro.

28 Februari 2022: Roman Abramovich resmi menyerahkan pengelolaan klub Chelsea kepada orang-orang kepercayaannya dari Chelsea Foundation. Mereka terdiri dari Bruce Buck, John Devine, Emma Hayes, Piara Power, Paul Ramos dan Sir Hugh Robertson. Keenam orang ini akan mengambil keputusan di klub yang biasanya diambil oleh Roman Abramovich.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

3 Maret 2022: Roman Abramovich akhirnya buka suara terkait tekanan yang diberikan pemerintah Inggris. Dalam pernyataannya dia sama sekali tidak menyinggung perang Rusia-Ukraina. Namun lewat pengumuman yang disampaikan melalui situs resmi Chelsea itu, Abramovich resmi menyatakan bakal menjual Chelsea demi kebaikan bersama. 10 Maret 2022: Pemerintah Inggris resmi menyita aset Roman Abramovich di klub Chelsea. Penyitaan ini membuat The Blues dalam bahaya besar dan terancam jatuh miskin. Apa saja imbasnya?

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Roman Abramovich adalah seorang miliarder Rusia dan pemilik perusahaan investasi Millhouse Capital.
    Roman Abramovich adalah seorang miliarder Rusia dan pemilik perusahaan investasi Millhouse Capital.
    Roman Abramovich
  • Chelsea Football Club musti menunggu hampir 50 tahun untuk kembali merengkuh trofi Liga Primer Inggris keduanya setelah pada musim 2004-2005
    Semua berita tim, statistik tim, transfer pemain dan lainnya tentang Chelsea FC yang memiliki julukan The Blues
    Chelsea
  • liputan6
    Liga Inggris atau lebih dikenal dengan Liga Primer Inggris merupakan kompetisi utama di Inggris yang diikuti 20 tim untuk mendapatkan gelar
    Liga Inggris
  • Rusia adalah negara terbesar di dunia yang membentang di dua benua, Eropa dan Asia, dengan sistem pemerintahan federal semi-presidensial.
    Rusia adalah negara terbesar di dunia yang membentang di dua benua, Eropa dan Asia, dengan sistem pemerintahan federal semi-presidensial.
    Rusia
  • Chelsea FC
  • The Blues
  • Ukraina