Solskjaer Sudah Punya Solusi Atasi Masalah Mesin Gol MU

Fernandes memainkan lebih banyak pertandingan musim lalu. Jika MU ingin mempertahankan performanya, mereka harus memberinya istirahat sepanjang tahun.

Diterbitkan 04 Agustus 2021, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Fans Manchester United atau MU jika ditanya siapa pemain favoritnya di tim, ada kemungkinan besar mereka menyebut dua nama, Harry Maguire atau Bruno Fernandes. Sekdar catatan, keduanya tampil 51 kali sebagai starter musim lalu bersama klub raksasa Liga Inggris itu.

Namun, satu hal yang tidak diperdebatkan adalah pentingnya Fernandes untuk sisi permainan menyerang MU di bawah Ole Gunnar Solskjaer. Pemain asal Portugal itu mencetak 28 gol di semua kompetisi, lebih banyak dari pemain lainnya sejak Robin van Persie pada 2012/13.

Fernandes juga menambahkan 17 assist, dan menjadikannya pemain paling produktif di skuat MU dengan kontribusi 45 gol. Tapi, satu hal yang diperhatikan oleh siapa pun yang menonton The Reds menjelang akhir musim lalu adalah ketika Fernandes mulai kehabisan energi, hasilnya juga menurun.

Dari 28 Februari 2021 ketika mereka pergi ke Stamford Bridge untuk bermain imbang 0-0 melawan Chelsea, Fernandes memainkan 13 pertandingan antara saat itu dan akhir musim. Dalam 13 pertandingan itu, dimulai dari 11 pertandingan, dia hanya berhasil mencetak tiga gol dan dua assist. Dua gol datang dari titik penalti dan satu assist dipertanyakan apakah dia menyentuh bola atau tidak.

Namun, karena pentingnya dan keadaan musim pada saat itu, dia ditinggalkan di tim dengan harapan bisa bermain melalui itu. Pada akhirnya, kurangnya kesegaran dan performanya ternyata ikut berperan saat MU menyelesaikan tanpa trofi dengan kalah di final Liga Europa dari Villarreal.

Tak Ada Alasan

Dengan tambahan Jadon Sancho ke tim utama serta masuknya pemain seperti Shola Shoretire, Hannibal Mejbri dan Anthony Elanga, tidak ada alasan musim ini bagi Solskjaer untuk menurunkan bintangnya.

Tidak perlu bagi Solskjaer untuk membuat Fernandes bermain sepak bola sebanyak musim lalu, dan membuatnya tetap segar dengan memberinya istirahat sesekali, sehingga kemungkinan akan membuat performanya meningkat lebih jauh dengan statistiknya yang menakjubkan.

Mesin Gol

Fernandes adalah mesin di depan gawang, menghasilkan gol dan assist secara teratur, tetapi dengan lebh banyak membatasi waktu permainannya dan membuatnya tetap segar maka secara teori dia seharusnya bisa melakukannya lebih sering.

Dan sekarang Mason Greenwood setahun lebih tua dan lebih berkembang, kemudian Anthony Martial memiliki poin untuk dibuktikan setelah menjalani musim yang buruk.

Temukan Cara

Selanjutnya, Edinson Cavani ingin memastikan kelasnya dikenang di depan para penggemar dan Sancho mendapat dukungan dari setiap penggemar United untuk menemukan sukses untuk klub barunya.

Ada opsi di sana untuk dipilih Solskjaer sambil tetap mempertahankan kualitas tim dan itu akan menjadi kepentingan terbaiknya. Tim harus menemukan cara untuk membuat Fernandes tetap segar.

Trofi Pertama

Setelah bisnis akhir musim datang sekali lagi, United akan berharap untuk benar-benar terlibat dalam perburuan gelar. Jika itu masalahnya, mereka harus memastikan bahwa para pemain top mereka mencapai puncaknya pada waktu yang tepat.

Ini semata untuk mendapatkan peluang terbaik untuk memenangkan trofi pertama mereka sejak 2017.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Persija Jakarta Perkenalkan Skuad 2026/2027 di Tengah Aksi Boikot The Jakmania

Achmad Yani Yustiawan, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan