Bola Ganjil: Isidro Langara, Bomber Pertama Perebut Gelar Top Skor di 3 Benua

Simak kisah Isidro Langara, pemain pertama yang menjadi top skor di tiga benua, salah satunya La Liga Spanyol.

Diterbitkan 11 Oktober 2020, 00:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Langara tiba di Argentina dan memperkuat San Lorenzo. Dia memborong seluruh gol kemenangan 4-2 atas tim kuat River Plate pada debut. Langara mengakhiri musim dengan torehan 33 gol dari 34 penampilan dan kembali menjadi top skor.

Pada 1943, Langara kembali ke Meksiko bersama RC Espana. Menghabiskan tiga musim, dia menjadi juara liga plus gelar sepatu emas 1944 dan 1946. Langara pun tercatat sebagai pemain pertama yang memenangkan titel pemain tersubur di tiga benua berbeda, capaian yang kemudian disamai Alfredo Di Stefano.

Namanya Diabadikan

Langara pulang ke Oviedo pada 1946. Dia bermain selama dua tahun sebelum gantung sepatu. Pada periode ini, Langara mencoba peruntungan sebagai pelatih di berbagai klub Amerika.

Rapornya tidak bagus meski sempat mempersembahkan gelar bagi Union Espanol (Chile) dan Puebla FC (Meksiko). Langara kembali ke Spanyol di akhir 1970-an dan meninggal dunia tahun 1992.

Pada Mei 2016, 104 tahun setelah kelahirannya, Oviedo mengabadikan Langara sebagai nama jalan menuju Stadion Carlos Tartiere yang baru dibangun. Sebuah penghormatan pantas bagi legenda di sepak bola Spanyol.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan