5 Alasan Cristiano Ronaldo Bakal Bertahan di Juventus

Cristiano Ronaldo diyakini tidak akan meninggalkan Juventus. Ini alasannya.

Diterbitkan 29 April 2020, 20:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ronaldo saat ini mempunyai followers lebih dari 213 juta di Instagram: audiens di mana ia bisa meningkatkan keuntungan pribadi dan popularitas Juventus. Beberapa sponsor pasca-musim panas 2018 memungkinkan Juventus mendapat keuntungan tidak langsung. Klub memperbarui kontrak mereka dengan Adidas, menjadikan mereka satu-satunya klub Italia yang menggunakan apparel Jerman tersebut.

Seperti yang diingatkan Corriere della Sera, di Italia, Ronaldo tidak perlu khawatir membayar pajak berlebihan seperti di Spanyol. Mengenai pendapatan dari hak gambar, ia hanya akan membayar 100 ribu euro (Rp 1,67 Milyar) berkat peraturan pajak yang diberlakukan undang-undang stabilitas Italia tahun 2017, yakni tentang pendapatan asing yang berasal dari investasi real estate, dividen dan pendapatan melalui transaksi keuangan.

Mengejar Rekor Liga Champions

Satu-satunya pemain sepak bola yang memenangkan gelar Liga Champions dengan tiga klub berbeda adalah Clarence Seedorf. Ia mengangkat trofi tersebut bersama Ajax, Real Madrid, dan AC Milan.

Ronaldo pasti ingin menyamai rekor pesepak bola Belanda yang berasal dari Suriname tersebut. Ronaldo sangat mungkin melakukannya di Juventus setelah memenangkan Liga Champions bersama Manchester United dan Real Madrid.

Rekor baru ini akan memungkinkan Ronaldo untuk meningkatkan persaingannya dengan Lionel Messi, setelah ia terbukti menjadi juara global di tiga liga utama Eropa: Premier League, La Liga, dan Serie A.

  

Mencintai Kota Turin

Ronaldo tinggal di sebuah vila ganda eksklusif di bukit pertama di belakang gereja Gran Madre, di mana ia menikmati pemandangan menakjubkan Mole Antonelliana dan keindahan kota. Di vila itu, Ronaldo memiliki dua garasi, akses pribadi, dua pusat kebugaran, dan kenyamanan bak bintang Hollywood.

Ronaldo mencintai Turin, kota yang hidup tanpa ekses. Dia sering berjalan-jalan di Piazza Vittorio Veneto dan di jalan-jalan di pusat kota. Dia juga sering pergi makan malam bersama seluruh keluarga dan teman-temannya.

Ronaldo sangat menyukai restoran La Credenza di San Maurizio Canavese, tepat di luar kota. Sebagai penikmat pizza, ia menyukai menu Sesto Gusto oleh koki Massimiliano Prete. Aspek positifnya di Turin, Ronaldo bisa makan di kerumunan orang tanpa diganggu oleh siapa pun, sesuatu yang mustahil di Madrid.

  

Merasa Dibutuhkan oleh Tim

Beberapa rumor menceritakan bagaimana Cristiano Ronaldo menderita dengan kehadiran Mario Mandzukic yang kharismatik di ruang ganti. Pemain Kroasia itu memiliki semacam singgasana di ruang ganti untuk berbicara dengan jelas kepada rekan satu timnya.

Namun kepindahan Mandzukic pada musim panas lalu membuka pintu bagi peran pemimpin baru di ruang ganti. Para pemain sekarang menjadi tergantung pada kata-kata Ronaldo, Giorgio Chiellini dan Gianluigi Buffon.

Pemain asal Portugal itu juga menjadi magnet bagi para pemain terbaik, dengan bantuan Fabio Paratici dan Pavel Nedved. Matthijs de Ligt menjadi salah satu pemain yang diawasinya.

Ronaldo memarahi pemain asal Belanda itu ketika melakukan kesalahan, tetapi dia adalah yang pertama memuji dan merangkulnya ketika tampil bagus di pertandingan besar.

 

Sumber asli: Daily Mail

Disadur dari: Bola.net (Aga Deta, Published 29/4/2020)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ario Yosia, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan