Cerita Bola Tempo Doeloe: Pembentukan PSSI dan Keputusan-Keputusan yang Dihasilkan

Rapat pembentukan PSSI berlangsung pada Sabtu malam, 19 April 1930.

Diperbarui 30 April 2020, 16:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sedangkan posisi sekretaris dipercayakan kepada peserta bernama Amir. Sementara posisi bendaraha diserahkan kepada wakil dari Makassar, Abduhamid.

Salah satu berita yang muncul mengenai pembentukan PSSI pada tahun 1930 (Marco Tampubolon/Liputan6.com)

Peserta juga menentukan sikap terhadap Nederland Indie Voetbal Bond (NIVB) bentukan pemerintah Belanda yang selama ini dianggap banyak menghalangi perkumpulan sepak bola milik pribumi. Dalam rapat tersebut disepakati bahwa PSSI ke depannya akan bekerjasama dengan organisasi tersebut.

Seragam Timnas Ditentukan

Dalam kongres pertama PSSI itu juga diputuskan untuk membentuk kantor perwakilan di Surabaya untuk wilayah Jawa Timur, Solo untuk Jawa Tengah, dan Jakarta untuk Jawa bagi Barat. 

Selain itu, rapat juga menetapkan sejumlah keputusan lain, termasuk menetapkan Solo sebagai lokasi stadion utama dalam menggelar pertandingan dan seragam Merah Putih untuk timnas. 

Rapat yang berlangsung sejak pukul 21.30 WIB itu berakhir pukul 01.00 dini hari. Penutupan ditandai dengan pekikan "Hiduplah PSSI" sebanyak tiga kali. 

Dalam catatan penulis, Henry CH Bangun, berita pembentukan PSSI ini merupakan berita bersejarah bagi dunia sepak bola Tanah Air. Menurutnya, PSSI merupakan organisasi olahraga yang bernapaskan perjuangan, khususnya dalam membela perkumpulan pribumi yang banyak mendapat rintangan dari perkumpulan di bawah naungan NIVB--organisasi sepak bola bentukan Belanda. 

"Namun seperti disebutkan dalam berita di atas dan juga dalam kutipan lain, PSSI memilih untuk bekerjasama untuk memajukan persepakbolaan di Indonesia," tulis Hendry dalam catatannya. 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan