Anti Agen Pemain, Gary Neville Cuma 5 Menit Negosiasi Kontrak dengan MU

Gary Neville mengaku hanya ingin membela Manchester United (MU), sehingga negosiasi kontraknya berjalan lancar.

Diterbitkan 18 April 2020, 19:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tak Pernah Menyukai Agen Pemain

Gary Neville mengakui negosiasi kontraknya juga pernah bermasalah. Masalah yang timbul tak ada hubungannya dengan kepindahan ke klub lain. 

"Satu-satunya saya punya masalah (dengan kontrak), ketika Phil ditawari jumlah yang lebih sedikit dibanding saya karena dia tak bermain di tim utama setiap pekan," ujar Neville. 

"Saya bilang ke Kenyon itu tidak adil dan kemudian klub menambahkan sejumlah intensif untuk menaikkan angka Phil," imbuh Neville. 

Pemain yang pernah menjabat sebagai kapten Manchester United itu juga tak pernah memedulikan nominal gaji atau bonus milik rekan-rekan setimnya. Neville tidak mengetahui besaran gaji rekan-rekan setimnya selama di Old Trafford. 

"Saya tak pernah tahu berapa yang diterima Paul Scholes atau Ryan Gigss sepanjang di Old Trafford. Saya hanya berharap mereka menerima lebih banyak daripada saya," ujar pria yang biasa beroperasi sebagai bek kanan tersebut. 

Neville tak pernah menyembunyikan ketidaksukannya terhadap agen. Menurut dia, seharusnya para pemain tidak tunduk di bawah kendali agen untuk negosiasi kontrak maupun memutuskan tentang masa depan mereka.

Neville menyatakan seharusnya pemain yang berkuasa atas semua urusannya, termasuk soal kontrak. 

"Kehidupan saya simpel ketika menyangkut uang dan kontrak. Saya berharap banyak pesepak bola juga seperti itu, tapi setiap hari kita dengar tentang pengaruh agen. Bahkan ada yang dipanggil super agen. Super dalam hal apa? Menghitung uang yang mereka dapat?" sindir Neville.  

 

Pantang Membela 3 Klub Ini

Saat usianya masih cukup muda, Gary Neville sudah merancang masa depannya di Old Trafford. Dia telah menimang-nimang berbagai pilihan, berkaitan dengan kelanjutan kariernya.

Ada dua opsi yang telah disiapkannya. Apakah itu? 

"Saya sudah membuat keputusan, jika pada awal usia 30 tahun Sir Alex datang dan bilang waktu saya sudah habis, saya tak akan bermain untuk klub lainnya. Saya beruntung dalam hal itu," kata Neville, seperti dilansir Sky Sports.  

"Namun, jika dia datang ke saya pada saat usia saya 28 tahun dan bilang waktu saya telah habis, tentu saja mungkin saya akan bermain untuk klub lain di Premier League," imbuh Neville.  

Saat ditanya tentang klub lain yang mungkin dibelanya jika dipaksa hengkang dari Old Trafford pada usia 28 tahun, Neville menegaskan pantang bermain untuk tiga klub. 

"Saya tak akan pernah bermain untuk Manchester City, Liverpool, atau Leeds United. Mustahil untuk selamanya. Saya tak merasa buruk untuk pemain yang melakukan itu. Tapi, secara personal saya tak bisa melakukannya. Rivalitasnya terlalu besar," kata dia. 

Sumber: Otobiografi Gary Neville, Sky Sports 

Disadur dari Bola.com (Yus Mei Sawitri/Yus Mei Sawitri, published 18/4/2020)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Yus Mei Sawitri, Windi WicaksonoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan