Sebuah penelitian menunjukkan jahe dapat memengaruhi kadar serotonin yang dapat mengobati dan mengurangi kecemasan, sehebat obat benzodiazepine.
Minum secara rutin seduhan jahe segar dalam keadaan panas atau dingin, untuk mendapatkan khasiat dari jahe.
2. Akar Maca
Mengonsumsi akar maca dapat menyeimbangkan hormon dalam tubuh. Akar maca sering dicari akhir-akhir ini untuk diambil beberapa manfaatnnya.
Sebuah penelitian mengatakan, mengonsumsi akar maca dapat memberikan tambahan stamina bagi pria.
Tanaman penyeimbang hormon ini juga merupakan pendukung kuat untuk menghilangkan stres. Senyawa tanaman aca (disebut flavonoid) dapat meningkatkan suasana hati yang positif dan mengurangi tekanan darah dan depresi.
Campurkan bubuk maca dalam secangkir kopi atau jus buah di pagi hari, untuk mendapatkan khasiat dari tanaman ini.
Matcha
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1921340/original/088464600_1519205225-iStock-865227762.jpg)
3. Matcha
Meminum matcha selain sangat lezat juga dapat memberikan efek baik bagi tubuh. Matcha mengandung flavonoid dan L-theanine, beberapa senyawa yang dikenal karena efeknya yang menenangkan.
L-theanine meningkatkan pita frekuensi alfa pada otak dan menenangkan pikiran tanpa menyebabkan kantuk.
Dikombinasikan dengan kafein, L-theanine mungkin memiliki efek positif pada peningkatan suasana hati dan kognisi mengingat matcha juga mengandung antioksidan, vitamin, dan nutrisi.
Hal tersebut dapat menjadi minuman yang lezat dan kuat untuk mengatasi kelelahan dan meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan.
4. Jamur Reishi
Kandungan dalam jamur reishi dapat menghilangkan kecemasan dan stres secara alami. Jamur ini mengandung senyawa triterpene, yang dikenal karena sifatnya yang menenangkan. Jamur ini sangat berkhasiat untuk antikanker, anti-inflamasi, antikecemasan, dan antidepresan.
Jamur ini juga dapat meningkatkan kualitas tidur pada malam hari, sehingga dapat membuat Anda lebih banyak beristirahat dan fokus sepanjang hari.
Tambahkan satu sendok makan bubuh reishi dalam secangkir air hangat untuk mendapatkan efek menenangkan dari jamur yang punya nama lain jamur lingzhi ini.
5. Cuka Apel
Mengonsumsi cuka apel secara rutin dapat memberikan tambahan energi.Â
Cuka dapat berdampak langsung pada kadar gula darah dan membantu mempertahankan energi yang merata dan mencegah kelelahan. Cuka apel juga mengandung mineral penting seperti kalium, yang dapat mengatur dan memberikan energi bagi tubuh.
Cukup tambahkan satu sendok makan cuka apel pada secangkir air hangat atau secangkir teh yang telah Anda buat, setelah 95 menit anda akan merasakan manfaatnya.
Â
Sumber: Healthline
Disadur dari: Bola.com (Penulis: Rheza Aditya Gradianto/Editor: Aning Jati, published 30/3/2020)
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7675056/original/096398500_1780469939-1000436835.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709839/original/047593100_1782789385-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T101408.733.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8682083/original/077005500_1782732215-dedi_mulyadi_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1920159/original/034796800_1714713007-76327C43-26D7-48D1-9449-CF71CE4B2587.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2900724/original/028088000_1567508456-nastya-KECxiL-io1o-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/337821/original/058832000_1460136394-Anugraheni_Prasetyaningjati.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/882554/original/072100500_1483983312-Cu_2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8703035/original/020989500_1782776197-IMG-20260630-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7814803/original/065180300_1780632434-raul-jimenez-meksiko-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259216/original/078310400_1781491972-AP26165670492100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8693587/original/054340800_1782757524-063_2283889620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8303352/original/055143700_1782168148-Sidang_kasus_korupsi_wastafel_Covid-19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3910505/original/020707300_1642741792-20220121-FOTO---BERBAGI-SAYURAN-HERMAN-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579807/original/001907400_1778075970-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421566/original/097314800_1763950193-WhatsApp_Image_2025-11-24_at_09.07.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3334658/original/040696600_1609125218-martin-sanchez-Tzoe6VCvQYg-unsplash.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: 75 Mutasi Varian Baru COVID-19 Cicada](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/reSd7PVafZjUwHScr4SWjBnOLrk=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542694/original/067258800_1774950743-WhatsApp_Image_2026-03-31_at_3.38.47_PM.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Varian Baru Lagi COVID-19, Kini BA.3.2 'Cicada' dan Sudah Masuk Variant Under Monitoring](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/qRruizMJKhQEA4WLv378Rz_SNKw=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5541266/original/050683200_1774856802-WhatsApp_Image_2026-03-30_at_14.26.27.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3931670/original/097090800_1644599926-mufid-majnun-aNEaWqVoT0g-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535988/original/003710600_1774198139-Untitled.jpg)