Rutin Berolahraga
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3174926/original/030259800_1594279054-backfill-HL3.jpg)
Berolahraga berkontribusi untuk menurunkan berat badan, menurunkan tekanan darah, dan mencegah terjadinya penyakit stroke. Agar olahraga bisa memberikan efek maksimal terhadap pencegahan penyakit stroke, kamu bisa melakukan langkah-langkah seperti berjalan-jalan di sekitar lingkungan tempat tinggal setiap pagi setelah sarapan, mengikuti klub kebugaran dengan teman-teman.
Saat berolahraga raihlah tingkatan intensitas latihan hingga napas terengah-engah tapi masih tetap bisa bicara. Ini berarti intensitas olahraga kamu sudah tepat.
Jika kamu tinggal atau bekerja di lantai yang tidak terlalu tinggi, gunakan tangga ketimbang elevator. Jika kamu tidak memiliki waktu 30 menit untuk berolahraga, ganti menjadi 10-15 menit per sesinya, tetapi lakukan lebih dari sekali dalam sehari.
Menurunkan Tekanan Darah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3174923/original/042066000_1594279013-backfill-HL2.jpg)
Tekanan darah tinggi merupakan faktor yang bisa melipatgandakan risiko penyakit stroke, baik pada pria maupun wanita apabila tidak terkontrol. Oleh karena itu, pemantauan dan pengobatan tekanan darah adalah langkah pencegahan terpenting yang bisa kamu lakukan terhadap kesehatan pembuluh darah.
Pertahankan tekanan darah kurang dari 135/85 mmHg atau 140/90 mmHg dengan cara mengurangi garam dalam diet hingga tidak lebih dari 1.500 mg dalam sehari (sekitar setengah sendok teh), menghindari makanan tinggi kolesterol, seperti burger, keju, es krim, dan lain-lain.
Selain itu, konsumsi 4-5 cangkir buah dan sayuran dalam sehari, satu porsi ikan 2-3 kali seminggu, serta beberapa porsi harian gandum utuh dan susu rendah lemak. Lakukan aktivitas fisik setidaknya 30 menit sehari. Menghindari rokok dan bila perlu, minum obat penurun tekanan darah yang diresepkan oleh dokter.
Menghindari Makanan Tinggi Kolesterol
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3174920/original/026441500_1594278936-backfill-HL1.jpg)
Pencegahan penyakit stroke selanjutnya dengan menghindari makanan tinggi kolesterol. Makanan yang mengandung anti-inflamisi seperti berry atau makanan sehat lainnya seperti salmon dapat menurunkan tekanan darah secara alami.
Faktanya, mengonsumsi diet sehat tersebut dapat menurunkan tekanan darah sebanyak 11 mm Hg. Ketika kamu menurunkan konsumsi garam, kamu juga dapat menurunkannya sebanyak 5 hingga 6 mm Hg. Â
Konsumsi Makanan Tinggi Potasium
![[Fimela] Pisang](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/lSNC2EG2wBVXsQOvjwHtrr09BOU=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2365770/original/050759000_1537764919-brenda-godinez-228181-unsplash.jpg)
Untuk menurunkan tekanan darah, seseorang biasanya akan berpikir untuk membatasi asupan sodium. Padahal, ada potassium yang memiliki peran penting.
"Saat air yang berada di tubuh terlalu banyak, tekanan darah meningkat. Sodium memberitahu tubuh untuk mengonsumsi lebih banyak air. Namun, potassium merupakan kunci untuk menyeimbangkan asupan garam tubuh karena dapat meregulasi keseimbangan cairan," kata Robert Segal selaku Spesialis Penyakit Jantung.
Kamu bisa menambahkan makanan kaya potasium ke dalam diet seperti alpukat dan ubi. Selain itu, Segal mengingatkan untuk menghindari konsumsi potasium dalam bentuk suplemen.
Membatasi Konsumsi Makanan dengan Sodium
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3174928/original/021430500_1594279095-backfill-HL4.jpg)
Makanan tinggi sodium seperti sup kaleng, jus sayur instan dan lainnya dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Menghindari konsumsi makanan olahan merupakan salah satu bentuk pencegahan penyakit stroke. Dengan begitu, kamu dapat menghindari konsumsi sodium berlebih dan menurunkan risiko terkena penyakit stroke.
Â
Disadur dari Liputan6.com (Penulis Nisa Mutia Sari / Editor Septika Shidqiyyah, Published 17/3/2020)
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302730/original/042892700_1784605254-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-21T103804.683.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9262464/original/038832300_1783158897-1001427620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334946/original/033690300_1787906817-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5371798/original/091008600_1759721976-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__84_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3174929/original/071127900_1594279123-backfill-HL5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5030065/original/074732100_1732950202-ciri-ciri-stroke-pada-wajah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338387/original/080918400_1788327357-WhatsApp_Image_2026-09-02_at_12.33.02_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335269/original/078363900_1787933689-1001045939.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4142369/original/038986000_1661944854-harry-cao-vqlWFI_LYEo-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3509143/original/008247200_1626159406-jeshoots-com-PpYOQgsZDM4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2357417/original/074625300_1536758847-2_hannah_olinger.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5478851/original/077779500_1768952518-Untitled_design__5_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5115197/original/080520500_1738292898-2fb9c2f3-294b-49f7-aeed-c3693e95252c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292648/original/034116000_1783640945-menkes.jpeg)