Cerita Sejarah 38 Tahun Silam, Flamengo Bikin Liverpool Babak Belur

Liverpool berhadapan dengan Flamengo di final Piala Dunia Antarklub 2019, klub Brasil yang pernah kalahkan mereka 38 tahun silam.

Diterbitkan 21 Desember 2019, 14:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Doha - Calon lawan Liverpool di final Piala Dunia Antarklub memiliki perjalanan panjang dan merupakan satu di antara tim paling disegani di Amerika Latin. Flamengo jelas bukan tim sembarangan.

Liverpool akan berhadapan dengan wakil Brasil itu pada Minggu (22/12/2019) dini hari pukul 00.30 WIB. Flamengo lolos ke final dengan chant dari suporter berbunyi, "Pada Desember 1981 kami berlari memutari orang-orang Inggris, 3-0 melawan Liverpool, kami meninggalkan sejarah".

Lagu tersebut merujuk pada pertemuan tahun 1981 silam di partai final Intercontinental Cup, cikal bakal Piala Dunia Antarklub. Liverpool sang jawara Eropa tumbang 0-3 dari Flamengo, kebanggaan Amerika Latin.

Saat itu The Reds masih dibela Kenny Dalglish, legenda klub yang juga pernah menjabat sebagai manajer Liverpool. Manajernya juga bukan sembarangan, Bob Paisley.

Sementara Flamengo dihuni oleh Zico, gelandang serang legendaris Brasil. Mereka juga dibela oleh Leovegildo Lins da Gama Júnior alias Leo Junior, maestro bek kiri yang dikenal memiliki kecepatan dan tendangan kaki kiri sangat baik seperti Roberto Carlos.

Singkat cerita, Flamengo yang berisi seutuhnya oleh orang Brasil itu mengalahkan Liverpool yang diisi oleh orang Zimbabwe, Inggris, Skotlandia, dan Republik Irlandia. Saat ini, 38 tahun kemudian, laga kedua tim kembali tersaji, dengan gairah dan semangat berbeda.

Sejarah Klub

Flamengo awalnya merupakan klub rowing (dayung) yang terbentuk tahun 1895. Huruf kapital R pada logo klub merujuk pada rowing. Klub sepak bolanya, CR Flamengo, baru berdiri pada 1912.

Flamengo merupakan klub besar, disegani, dan memiliki banyak suporter di Brasil. Hanya saja, tak banyak bintang Timnas Brasil yang pernah berseragam Flamengo. Saat itu, Pele atau Garrincha memperkuat Santos dan Botafogo, dua klub yang juga punya basis suporter besar di Negeri Samba.

Pada awalnya, Flamengo memang bukan klub seperti sekarang. Baru pada tahun 1980, saat mereka meraih titel pertamanya, banyak yang beralih mendukung Flamengo.

Sejak saat itu, banyak gelar diraih, termasuk empat gelar liga, Piala Libertadores 1981, yang berujung pada trofi Intercontinental. Performa mereka sempat menurun akhir 1980-an sebelum kembali meraih gelar titel liga tahun 1992.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Flamengo sempat mendatangkan bintang Timnas Brasil di Piala Dunia 1994, Romario. Akan tetapi, kesalahan manajemen klub membuat Flamengo bangkrut dan prestasi tim merosot.

Halaman
Show All
Gregah Nurikhsani, Windi Wicaksono, Aning JatiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan