Cerita Sejarah 38 Tahun Silam, Flamengo Bikin Liverpool Babak Belur

Liverpool berhadapan dengan Flamengo di final Piala Dunia Antarklub 2019, klub Brasil yang pernah kalahkan mereka 38 tahun silam.

Diterbitkan 21 Desember 2019, 14:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Flamengo sempat mendatangkan bintang Timnas Brasil di Piala Dunia 1994, Romario. Akan tetapi, kesalahan manajemen klub membuat Flamengo bangkrut dan prestasi tim merosot.

Bangkit

Flamengo tenggelam cukup lama. Tahun 2013, mereka bangkit.

Mendapatkan suntikan dana mencapai 200 juta pounds, Flamengo menjelma dari klub payah menjadi satu di antara klub paling kaya, tak cuma di Brasil, namun juga di Amerika Latin dan bahkan dunia.

Finansial yang membaik tak serta merta membuat prestasi Flamengo meningkat. Itu baru terjadi setelah manajemen klub menunjuk sang otak dibalik mencuatnya prestasi tim, Jorge Jesus.

Mantan pelatih kepala Benfica itu benar-benar berjudi dengan menerima pinangan Flamengo. Maklum, Jesus lebih akrab dengan Eropa, seperti Spanyol dan Portugal. Apalagi, beban berat di pundaknya, yakni membawa Flamengo kembali ke jalur juara.

Tidak butuh waktu lama buat Jesus, dan tak cuma gelar juara liga saja yang berhasil ia berikan. Ia juga mengantar Flamengo keluar sebagai juara Liga Champions Amerika Latin usai memenangi raksasa Argentina, River Plate dengan skor 2-1.

Dibumbui Pengalaman

Liverpool sangat dilarang menganggap remeh Flamengo. Mungkin banyak yang menilai kalau senjata utama Flamengo adalah lini depan, namun kekuatan skuat besutan Jorge Jesus terletak pada pengalaman di lini belakang.

Mantan bek Chelsea dan Atletico Madrid, Filipe Luis merupakan satu di antara pemain paling berpengaruh di Flamengo. Selain itu, ada eks Bayern Munchen, Rafinha, yang juga membuat Flamengo sangat layak dihormati.

Di bawah mistar gawang, ada sosok Diego Alves, kiper yang pernah merumput lama di Valencia. Apa hebatnya? Dia mengalahkan Alisson sebagai penjaga gawang terbaik Brasil tahun 2019.

Naik ke tengah, ada playmaker Everton Ribeiro dan Giorgian De Arrascaeta. Keduanya merupakan ruh penting Flamengo. Dan, jangan lupakan satu pemain ini: Diego Ribas, kapten tim yang punya segudang pengalaman di Eropa.

Di ujung tombak, ada pemain yang sepertinya bakal membuat Inter Milan penasaran dan heran, Gabriel Barbosa. Bagaimana tidak, melempem pada musim pertamanya di Serie A, sinarnya kembali muncul saat dipinjamkan ke Flamengo.

Bersama Bruno Henrique, keduanya mencetak 46 gol, dengan rincian 25 gol buat Barbosa, 21 gol sisanya dilesakkan Henrique. Barbosa juga menjadi top scorer Copa Libertadores dengan koleksi sembilan gol.

Disadur dari Bola.com (Gregah Nurikhsani/Aning Jati, published 21/12/2019)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gregah Nurikhsani, Windi Wicaksono, Aning JatiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan