Milano Centrale, Stasiun Kereta 'Horor' yang Masih Bersaudara dengan Markas AC Milan

Milano Centralo dan Stadion San Siro sama-sama menjadi ikon kota Milan, Italia.

Diterbitkan 27 November 2019, 20:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Milan - Bentuknya boleh saja sangat jauh berbeda. Begitu juga dengan peruntukannya. Namun baik Milan Centrale maupun kandang AC Milan, Stadion San Siro punya kesamaan satu dengan yang lain, yakni sama-sama rancangan oleh arsitek asal Italia, Ulisse Stacchini!

Stacchini lahir di Florence, 3 Juli 1871 lalu. Kedekatannya dengan Milan berawal dari pendidikan yang ditempuh di kota mode itu. Semasa hidup, dia telah dipercaya merancang sejumlah bangunan, tapi dua karya paling fenomenal adalah San Siro dan Milano Centrale.

Milano Centrale dan San Siro saat ini sama-sama menjadi ikon kota Milan. San Siro yang juga dikenal sebagai Stadion Giuseppe Meaza lebih dulu rampung, yakni pada tahun 1926. Sementara stasiun kereta Milano Centrale baru menyusul lima tahun kemudian (1931).

Lokasi keduanya juga tidak jauh berbeda. Milano Centrale sendiri berada di kawasan Piazza Duca d'Aosta dan San Siro 30 di Via Piccolomini 5 yang bisa ditempuh 30 menit naik Metro.

Milano Centrale, stasiun kereta terkenal di kota Milan, Italia. Disebut-sebut sebagai stasiun yang paling indah di Eropa (Marco Tampubolon/Liputan6.com)

Beberapa waktu lalu, Liputan6.com berkesempatan melihat kedua bangunan megah itu di sela-sela acara pameran kendaran roda dua EICMA 2019, pada 7-10 November lalu.

Milano Centrale disebut-sebut sebagai stasiun kereta tercantik di dunia. Sepintas, bangunan ini tidak mirip stasiun kereta sama sekali. Apalagi bagi yang pertama melihatnya. Saat siang hari, dari luar, stasiun ini mirip gedung teater atau kantor pemerintahan abad pertengahan.

Patung apel raksasa menyambut pengunjung yang hendak masuk lewat pintu utama. Gedungnya tampak kokoh dengan berbagai hiasan klasik menghiasi dindingnya. Saat matahari bersinar cerah, Milano Centrale benar-benar menampakkan kemegahannya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Terdapat tiga lorong di pintu masuk utama. Di dalamnya, interior Milano Centrale tidak kalah memukau. Patung-patung dengan bernilai seni tinggi tampak menghiasi dindingnya. Bagian langit-langitnya dibuat tinggi dan dilapisi kaca di beberapa bagian. Bentuknya yang melengkung menambah kesan megah layaknya bangunan bersejarah lain di kota Milan. Meski demikian, fasilitas pendukung stasiun Milano Centrale terbilang modern. Mulai dari papan pengumuman kedatangan dan keberankatan kereta hingga gerai-gerai pedagang yang ada di dalamnya. Lantainya juga terbuat dari marmer dengan corak yang sangat elegan. Waktu belum pukul 07.00 saat Liputan6 berada di sana. Meski demikian, para penumpang sudah ramai hilir mudik di stasiun. Sebagian baru tiba dan sebagian lagi hendak berangkat. Hanya saja, suasana yang masih gelap membuat gedung ini terkesan suram, mirip gedung-gedung tua peninggalan kolonial Belanda yang banyak tersebar di Indonesia. Kesan 'horor' semakin kental terasa bila mengetahui sejarah kelam yang mewarnai gedung megah ini.

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • AC Milan adalah salah satu klub tersukses di Serie A Italia dengan raihan 18 trofi
    AC Milan adalah klub sepak bola Italia dengan sejarah panjang prestasi, namun saat ini menghadapi masa transisi dan tantangan di bursa transfer serta penentuan pelatih baru.
    AC Milan
  • Serie A adalah sebuah divisi tertinggi liga sepak bola di Italia
    Serie A adalah sebuah divisi tertinggi liga sepak bola di Italia
    Serie A
  • Milan adalah ibukota dari negara Italia, dengan populasi keempat terbanyak di Eropa.
    Milan adalah ibukota dari negara Italia, dengan populasi keempat terbanyak di Eropa.
    Milan
  • San Siro
  • Corner