3 Alasan Mengapa AC Milan Gagal Menang Meyakinkan Lawan Genoa

Kemenangan AC Milan ini sangat dibutuhkan Giampaolo untuk meringankan tekanan. Sudah saatnya Giampaolo tak selalu mengandalkan wajah-wajah lama yang sama yang terus frustrasi.

Diterbitkan 06 Oktober 2019, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Selain itu, ketidakpastiannya dan pergerakannya dari bola, merupakan dorongan besar untuk membuatnya fit kembali dan memulai lagi, dan diharapkan ia dapat berkembang dari kekuatan ke kekuatan dalam beberapa minggu dan bulan mendatang.

Idealnya, trio Theo Hernandez, Paqueta dan Bonaventura yang bekerja bersama-sama di sisi kiri dapat menambah kualitas nyata untuk AC Milan , seperti yang terlihat di babak kedua melawan Genoa.

Kepercayaan pada Rafael Leao

Pada akhirnya, kepercayaan Milan tetap pada Krzysztof Piatek di lini depan. Tapi ketimbang terus memintanya untuk memainkan peran yang tidak efektif, ia tidak akan lagi produktif mencetak gol.

Leao menunjukkan di babak kedua bahwa ia harus mulai ketika langkah, gerakan, keterusterangan, dan ancaman serangannya secara umum menambah sesuatu yang sama sekali berbeda dengan lini depan kami.

Sangat mengejutkan bahwa ia tidak mulai memberikan penampilannya dalam dua pertandingan terakhir. Leao dan Ante Rebic, adalah dua pemain yang 'lapar' dan dapat menambahkan dinamika berbeda pada kualitas teknis yang dapat diberikan oleh pemain seperti Giacomo Bonaventura, Paqueta, Bennacer, dan lainnya. Sudah waktunya Giampaolo tidak selalu mengandalkan wajah-wajah lama yang sama yang terus frustrasi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Achmad Yani Yustiawan, Adyaksa VidiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan