Firza Andika
Sama seperti Nurhidayat, Firza Andika bisa dibilang menjadi pemain kesayangan Indra Sjafri. Memulai debut di Timnas Indonesia U-18, Firza Andika selalu dipercaya menghuni posisi bek kiri.
Memiliki postur 170 cm, Firza Andika menjadi salah seorang bek yang kerap menyulitkan lawan. Faktor itulah yang membuat Indra Sjafri gemar memanggil sang pemain ke Timnas Indonesia asuhannya.
Firza Andika juga menjadi bagian dari skuat juara Piala AFF U-22 2019. Pemain asal Medan, Sumatra Utara, itu pun juga masuk 30 pemain yang dipersiapkan sebagai proyeksi Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2019.
Asnawi Mangkualam Bahar
Asnawi Mangkualam Bahar ternyata sudah lebih dulu dikenal Indra Sjafri ketimbang Firza Andika dan Nurhidayat. Pemain asal Makassar itu sudah masuk skuat Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-18 pada Piala AFF 2016.
Ketika itu, Asnawi masih berusia 16 tahun. Namun, penampilan apiknya membuat Indra Sjafri terkesima.
Asnawi merupakan tipikal gelandang tangguh yang kerap menjadi motor serangan. Kelebihan itulah yang membuat Indra Sjafri selalu memanggil sang pemain ke Timnas Indonesia asuhannya.
Witan Sulaeman
Witan Sulaeman pertama kali diperkenalkan Indra Sjafri ketika masuk Timnas Indonesia U-18 pada Piala AFF 2017. Keputusan yang cukup berani diambil Indra Sjafri ketika memanggil Witan pada usia 15 tahun.
Witan menjadi pemain paling muda yang dipanggil Indra Sjafri ketika itu. Meski demikian, kenyataannya sang pemain mampu bersaing dan merebut hati Indra Sjafri.
Sejak saat itu, Witan Sulaeman selalu menjadi andalan Indra Sjafri di lini tengah. Selain andal dalam memberikan assist, pemain asal Palu, Sulawesi Tengah, itu juga bisa diandalkan dalam urusan mencetak gol.
Egy Maulana Vikri
Predikat pemain paling kesayangan Indra Sjafri jatuh pada Egy Maulana Vikri. Maklum, Indra Sjafri sudah mengenal sang pemain sejak usia 12 tahun.
Cerita bermula ketika Indra Sjafri menemukan potensi Egy Maulana Vikri dalam Festival FIFA Grassroot 2012 di Medan. Ketika melihat bakat Egy, Indra langsung jatuh cinta.
Sejak saat itu, Egy selalu masuk Timnas Indonesia asuhan Indra Sjafri. Bahkan, skema permainan yang diandalkan Indra Sjafri selalu bermuara di Egy Maulana Vikri.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4529326/original/039044100_1691417008-IMG_4489.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318452/original/095120500_1786096948-Screenshot_2026-08-07_170145.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5374238/original/008561100_1759887956-Logo_Timnas_Indonesia_2025.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3452722/original/009478800_1620545628-51128855_2247217385535519_6354697712474513256_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3452052/original/025777700_1620463323-117773645_987921428321451_193375824430830604_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3464071/original/037937800_1621864742-67143057_224689781832879_5567504220406581571_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7973860/original/093822200_1780810784-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026_51.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318631/original/056521200_1786116781-timnas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318069/original/011395800_1786085881-kim_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2122301/original/087884700_1524679719-16464478_688678257968825_8384587184761470976_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308794/original/060788800_1785202090-timnas.jpg)