Ditekuk Udinese, Giampaolo Akui Lini Depan AC Milan Masih Abu-Abu

Marco Giampaolo memulai debutnya sebagai pelatih AC Milan dengan kekalahan 0-1 dari Udinese. Pelatih berusia 52 tahun ini pun mengakui, masih buta soal komposisi lini depan timnya.

Diterbitkan 26 Agustus 2019, 19:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Milan - Pelatih AC Milan, Marco Giampaolo mengaku masih meraba komposisi lini depan timnya. Pelatih berusia 52 tahun itu pun membuka kans bermain dengan 4-3-3 di pertandingan AC Milan.

"Visi saya soal AC Milan sangat berbeda. Ini bukan cuma soal Suso dan Castillejo, tetapi Piatek juga. Dia punya pergerakan seorang penyerang tengah," kata Giampaolo seperti dilansir Football Italia.

"Kami harus menyelesaikannya (masalah lini depan, red) dengan cara berbeda. Mungkin dengan 4-3-3," ujarnya menambahkan.

Giampaolo telah memulai debutnya sebagai pelatih AC Milan pada Senin (26/8/2019) dinihari tadi WIB. Sayangnya, debut eks pelatih Sampdoria ini berjalan tak sesuai rencana.

Meladeni tuan rumah Udinese, AC Milan takluk dengan skor tipis 0-1. Sebiji gol di pertandingan itu dicetak oleh Rodrigo Becao di menit ke-72..

Hasil ini terhitung mengejutkan jika melihat dominasi AC Milan di sepanjang pertandingan. Menurut catatan statistik, Rossoneri -julukan AC Milan- menguasai sekitar 52 persen bola.

Dalam pertandingan itu, AC Milan bermain dengan 4-3-1-2. Di lini depan, Giampaolo mengandalkan Samu Castillejo dan Krzyzstof Piatek, yang ditopang Suso.

Diakui Giampaolo, ia belum menemukan formula yang tepat untuk lini depan AC Milan. Oleh karena itu, ia pun enggan menyalahkan kinerja lini depannya di pertandingan tersebut.

"Ini bukan salah mereka. Mereka telah mencoba sangat keras," kata Giampaolo.

 

 

Dirombak Ulang

Lebih lanjut, Giampaolo mengaku tak ragu mengubah taktik agar lebih tajam di lini depan. Pasalnya, ia melihat pergerakan para pemain AC Milan belum sesuai dengan yang diinginkannya.

"Bahkan ketika kami memenangkan pertandingan, itu bukan soalnya. Kami masih steril. Saya tak suka pergerakan saat menyerang. Tim ini tidak sesuai dengan sepak bola seperti itu," ujarnya mengakhiri.

Hasil Lengkap Liga Italia

Fiorentina 3-4 Napoli

Udinese 1-0 AC Milan

Senin 26 Agustus 2019

Cagliari 0-1 Brescia

Hellas Verona 1-1 Bologna

AS Roma 3-3 Genoa

Sampdoria 0-3 Lazio

SPAL 2-3 Atalanta

Torino 2-1 Sassuolo

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Pertamina Bawa Atmosfer MotoGP 2026 Lebih Dekat ke Masyarakat

Luthfie Febrianto, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • AC Milan adalah salah satu klub tersukses di Serie A Italia dengan raihan 18 trofi
    AC Milan adalah klub sepak bola Italia dengan sejarah panjang prestasi, namun saat ini menghadapi masa transisi dan tantangan di bursa transfer serta penentuan pelatih baru.
    AC Milan
  • Serie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016
    Serie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016
    Liga Italia
  • Marco Giampaolo