Paul Pogba Jadi Korban Hinaan Warganet, Twitter Sambangi Markas Manchester United

Selepas pertandingan melawan Wolves, gelandang, Manchester United, Paul Pogba dihujani berbagai kritikan dan hinaan di media sosial, khususnya Twitter.

Diterbitkan 22 Agustus 2019, 09:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Kami selalu menjaga dialog yang terbuka dan sehat dengan mitra kami di ruang ini, tetapi kami tahu perlu berbuat lebih banyak untuk melindungi pengguna kami. Perilaku rasialisme tidak memiliki tempat di platform kami dan kami sangat mengutuknya."

"Untuk tujuan ini, kami berharap dapat bekerja lebih dekat dengan mitra kami demi mengembangkan solusi bersama. Sementara itu, untuk bagian Twitter, kami akan terus memantau percakapan secara proaktif, dan mengambil tindakan penegakan agresif ketika konten melanggar aturan kami."

Menimpa Tammy Abraham

Kejadian serupa juga dialami penyerang Chelsea, Tammy Abraham. Pemain asal Inggris itu menjadi korban ejekan bernada rasial setelah gagal mengeksekusi penalti, saat The Blues kalah dari Liverpool pada laga Piala Super Eropa 2019, di Vodafone Park, Istanbul, 14 Agustus lalu.

Kick It Out menyebut tindakan tersebut sebagai hal yang menjijikkan. Sementara itu, Chelsea mengutuk tindakan rasialisme yang menimpa Tammy Abraham dan berjanji akan mengambil tindakan tegas.

Sumber: Sky Sports

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Rizki Hidayat, Cakrayuri Nuralam, Yus Mei SawitriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan