3 Alasan yang Bisa Bikin Gonzalo Higuain Gagal di Chelsea

Gonzalo Higuain telah resmi berseragam Chelsea sejak hampir dua pekan lalu.

Diterbitkan 01 Februari 2019, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Padahal, Higuain merupakan sosok andalan di lini serang Milan. Penampilan Patrick Cutrone jauh lebih baik dibandingkan Gonzalo Higuain. Penyerang berusia 21 tahun itu mengoleksi sembilan gol, atau satu gol lebih banyak dibandingkan gol milik Higuain.

Kondisi itu membuat pemain bernama lengkap Gonzalo Gerardo Higuain itu harus berjuang keras meningkatkan ketajamannya. Apalagi, dia akan menghadapi bek-bek tangguh di Premier League, seperti Virgil van Dijk (Liverpool), Aymeric Laporte (Manchester City), ataupun Victor Lindelof (Manchester United).

Gaya Bermain yang Tak Cocok dengan Chelsea

Gonzalo Higuain merupakan penyerang yang bertipikal poacher. Higuain lebih sering berada di area pertahanan lawan, dan jarang membantu tim dalam membangun serangan atau membentuk permainan.

Sementara itu, Chelsea di bawah arahan Maurizio Sarri menerapkan taktik 4-3-3. Sarri butuh pemain yang bisa membantu serangan, mulai dari lini belakang hingga ke depan.

Eden Hazard pun beberapa kali diplot sebagai false nine. Gelandang timnas Belgia itu memiliki kemampuan mumpuni untuk membangun serangan, sekaligus membobol gawang lawan.

Dengan gaya bermain Chelsea tersebut, Gonzalo Higuain diprediksi bakal kesulitan untuk mengembangkan penampilannya. Namun, dia bisa menjaringkan bola ke gawang lawan, jika lebih rajin lagi turun membantu serangan.

Sumber: Sportskeeda/Bola.com

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Rizki Hidayat, Yus Mei SawitriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan