Nilai Pelatih Timnas Indonesia pada Perhelatan Piala AFF

Timnas Indonesia sudah berganti delapan pelatih selama mengikuti 11 edisi Piala AFF. Siapa pelatih yang memiliki rapor biru dan rapor merah?

Diterbitkan 23 Oktober 2018, 12:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Timnas Indonesia tercatat sekali mencicipi Piala AFF di bawah asuhan Ivan Kolev. Ketika itu, pelatih asal Bulgaria bertanggung jawab atas tim bentukan Piala AFF 2002, ketika masih bernama Piala Tiger.

Pada edisi Piala AFF keempat sepanjang sejarah itu, Timnas Indonesia nyaris meraih gelar perdana. Akan tetapi, impian tersebut buyar karena Gendut Doni dkk kalah dari Thailand melalui drama adu penalti dengan skor 2-4.

Peter Withe

Peter Withe (Birmingham Mail)

Peter Withe tercatat dua kali menukangi Timnas Indonesia di Piala AFF. Pada edisi perdana, tangan dingin pelatih asal Inggris itu berhasil meloloskan Indonesia ke final Piala AFF 2004, yang ketika itu masih bernama Piala Tiger.

Indonesia yang diperkuat Elie Aiboy dkk. gagal merengkuh gelar Piala AFF setelah menyerah dengan agregat 2-5 dari Singapura. Meski gagal, PSSI ternyata kembali menggunakan jasa Peter Withe untuk edisi selanjutnya pada 2007.

Namun, pencapaian Timnas Indonesia di bawah asuhan Peter Withe nyatanya tak lebih baik. Timnas Indonesia yang diperkuat Saktiawan Sinaga cs. tak mampu lolos dari fase grup dan finis di peringkat ketiga dengan raihan lima poin.

Nil Maizar

Pelatih Semen Padang, Nil Maizar, memberikan instruksi saat melawan PS TNI pada laga Liga 1 di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (30/7/2017). PS TNI menang 2-1 atas Semen Padang. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Nil Maizar berkesempatan menjadi pelatih Timnas Indonesia di Piala AFF 2012. Ketika itu, Timnas Garuda gagal melaju ke semifinal karena menghuni peringkat ketiga di fase grup.

Timnas Indonesia hanya mengumpulkan empat poin hasil sekali menang, sekali imbang, dan sekali kalah. Ketika itu, Indonesia mengulang catatan buruk tak mampu lolos fase grup Piala AFF setelah terakhir terjadi pada 2007.

Pencapaian minimalis nakhoda asal Sumatra Barat itu rasanya wajar saja, mengingat ia tidak bisa memaksimalkan pemain-pemain terbaik. Prahara dualisme kompetisi Indonesia Super League Vs Indonesia Premier League jadi penyebabnya.

Klub-klub ISL yang bersebrangan dengan kepengurusan PSSI Djohar Arifin tak melepas pemain-pemain mereka bergabung ke Tim Merah-Putih.

Alfred Riedl

Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl (Liputan6.com / Helmi Fithriansyah)

Alfred Riedl bisa dikatakan merupakan pelatih Timnas Indonesia yang memiliki rapor mentereng di Piala AFF. Pelatih asal Austria itu tercatat tiga kali menukangi Timnas Garuda di turnamen elite Asia Tenggara tersebut.

Pada edisi perdana yakni 2010-2011, Alfred Riedl berhasil mengantarkan Timnas Indonesia melaju ke final. Sayang, Cristian Gonzalez dkk takluk dari Malaysia dengan agregat 4-2.

Nasib berkata lain untuk Timnas Indonesia ketika Alfred Riedl menjadi pelatih pada Piala AFF 2014. Indonesia gagal lolos ke semifinal setelah menghuni peringkat ketiga di fase grup.

Kesalahan tersebut pun berusaha ditebus arsitek asal Austria itu pada Piala AFF 2016. Namun, Dewi Fortuna kembali belum berpihak pada Indonesia yang kalah agregat 2-3 dari Thailand di final.

Sumber: Bola.com

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Zulfirdaus Harahap, Ario YosiaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan