Sukses

Bawa Real Madrid ke Semifinal Liga Champions, Masa Depan Zidane Tetap Terancam

Liputan6.com, Jakarta Real Madrid sukses memenangi leg pertama semifinal Liga Champions saat berjumpa Bayern Munchen. Real Madrid menang tipis 2-1 pada laga Rabu malam lalu.

Meski menang, kritik tetap ditujukan kepada pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane. Situasi ini sempat mendapat tanggapan dari bek Real Madrid, Sergio Ramos.

Menurut Ramos, masa depan Zidane kemungkinan tergantung pada sukses dia merebut trofi Liga Champions. Bek tengah Spanyol itu merujuk kegagalan pelatih sebelumnya, Jose Mourinho, yang gagal memenangi trofi ini antara 2010-13.

"Pelatih Madrid akan selalu dipertanyakan," kata Ramos. "Mereka harus tahu bagaimana hidup dengan itu. Saya sudah bertahun-tahun di sini. Tujuh atau delapan tahun pertama saya d klub, saya tidak memenangi satu pun gelar Liga Champions."

"Saya angkat topi ke Zidane, untuk manajemennya dan pengalamannya sebagai pemain dan pelatih. Dia tahu cara membuat keputusan sulit, dan kami semua sangat senang dia membimbing kami," kata bek tangguh Real Madrid ini, seperti dilansir Manchester Evening News.

2 dari 3 halaman

Sangat Sukses

Mourinho, yang kini menangani Manchester United (MU), adalah pelatih terlama kedua di Real Madrid, di belakang Vicente del Bosque.

Adapun, Zidane bisa dikatakan menjadi pelatih yang sangat sukses di Real Madrid. Dalam kurun waktu satu setengah tahun menjabat pelatih El Real, ia mampu mempersembahkan dua trofi Liga Champions dan satu trofi La Liga untuk raksasa ibu kota Spanyol tersebut.

3 dari 3 halaman

3 Musim

Mourinho menghabiskan tiga musim di Bernabeu. Ia membawa Real Madrid memenangkan trofi Copa del Rey dan La Liga.

Namun ia gagal memenangkan Liga Champions. Madrid tersisih di semifinal dalam tiga musim berturut-turut, yakni dari Barcelona, ​​Bayern Munich, dan Borussia Dortmund.