Sukses

Peluang Menangkan Gelar Jadi Motivasi Coutinho ke Barcelona

Liputan6.com, Barcelona - Kepindahan Philippe Coutinho ke Barcelona bukan sesuatu yang mengejutkan. Dalam beberapa edisi bursa transfer terakhir, pemain asal Brasil itu selalu dilaporkan akan meninggalkan Liverpool demi Barcelona.

Setelah berlarut-larut, kepindahan Coutinho ke Barcelona baru terwujud pada bursa transfer musim dingin 2018. Ia digaet dengan biaya 120 juta euro. Ia pun langsung menempati urutan kedua dalam daftar pemain termahal sepanjang masa setelah Neymar.

Keputusan Coutinho ke Barcelona pada Januari 2018 dinilai terlalu terburu-buru. Terlebih, kepindahannya di waktu yang tak tepat membuat dirinya tak boleh membela Blaugrana di Liga Champions. Namun, gelandang berusia 25 tahun itu tak menyesal.

"Semua orang tahu bahwa saya ingin datang ke Barcelona. Itu tak mungkin di musim panas, tapi kami bekerja sehingga bisa dilakukan di musim dingin. Saya sangat ingin meraih gelar bergengsi, itu salah satu alasan saya ke sini," ujar Coutinho, dilansir Goal.

Saat masih di Liverpool, Coutinho memang tak pernah berkesempatan untuk mengangkat trofi. Hanya status runner-up Liga Inggris, runner-up Liga Europa, dan runner-up Piala Liga Inggris yang bisa dibanggakan Coutinho.

 

1 dari 3 halaman

Menang Sebanyak Mungkin

Gelandang Barcelona, Philippe Coutinho tak sungkan mencuri ilmu dari Lionel Messi.

Itu karena saat ini Liverpool bukan tim yang berpeluang meraih gelar. Berbeda dengan Barcelona yang nyaris setiap musim mengangkat trofi. Di akhir musim nanti, Coutinho pun berpeluang besar untuk memenangkan gelar.

Saat ini tim besutan Ernesto Valverde tersebut masih berpeluang memenangkan tiga gelar. Itu karena mereka tengah memuncaki klasemen La Liga, hampir pasti ke final Copa del Rey, dan akan bertarung di 16 besar Liga Champions.

"Saya ingin menang sebanyak mungkin. Saya tak memiliki preferensi," ujar Coutinho yang belum mencetak gol maupun assist meski sudah dimainkan empat laga.

 

2 dari 3 halaman

Rapor Coutinho di Setiap Klub

Inter Milan: 47 caps, 5 gol, 4 assist

Vasco da Gama: 19 caps, 1 gol, 2 assist

Espanyol: 16 caps, 5 gol, 1 assist

Liverpool: 201 caps, 54 gol, 46 assist

Barcelona: 0 gol, 0 assist dari 4 laga

Artikel Selanjutnya
Luis Suarez akan Balik ke Liverpool?
Artikel Selanjutnya
Top 10 Berita Bola: 2 Pemain Bidikan Liverpool untuk Menggantikan Countinho