4 Bomber Maut Serie A yang Sudah Cetak 100 Gol

Siapa saja mereka?

Diterbitkan 07 Januari 2018, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sebelum kemunculan Andrea Belotti, Ciro Immobile, atau Simone Zaza, Quagliarella juga pernah tergabung dalam skuat Timnas Italia (2007-2012). Ia turut jadi bagian tim Azzuri di ajang Euro 2008, Piala Konfederasi 2009, dan Piala Dunia 2010. Menjalani debut pada 28 Maret 2007, ia total mengoleksi 26 caps dan mencetak 6 gol.

Setelah mengalami penurunan performa dan terus berganti-ganti klub dalam lima tahun terakhir, musim ini Quagliarella kembali menemukan permainan terbaiknya. Striker 34 tahun itu mampu mencetak 10 gol serta menyumbang 5 assist dalam 17 penampilan di Serie A musim ini.

2. Giampaolo Pazzini (111 gol)

Giampaolo Pazzini (Gazzettaworld)

Striker gaek ini mungkin memang tidak lagi mengerikan. Klub yang dibelanya pun juga bukan klub besar lagi seperti dulu. Ia hanya bermain untuk tim papan bawah, Hellas Verona.

Namun, Giampaolo Pazzini tetaplah pemain yang patut diperhitungkan. Penyerang berusia 33 tahun itu berperan besar dalam mengantarkan Verona promosi ke Serie A musim panas lalu. Selain punya banyak pengalaman, koleksi golnya juga tak sedikit.

Dari total 173 gol yang sudah ditorehkan Pazzini sepanjang kariernya, 111 di antaranya tercipta di ajang Serie A. Gol-gol tersebut ia cetak bersama Atalanta (3 gol, 12 penampilan), Verona (10 gol, 46 penampilan), Inter Milan (16 gol, 50 penampilan), AC Milan (21 gol, 74 penampilan), Sampdoria (36 gol, 75 penampilan), dan Fiorentina (25 gol, 108 penampilan).

Seperti halnya Quagliarella, Pazzini juga pernah menembus skuat Timnas Italia di masa kejayaannya (28 Maret 2009 hingga 11 September 2012). Selama rentang waktu itu, ia mencetak empat gol dalam 25 penampilan untuk Tim Azzuri.

3. Sergio Pellissier (108 gol)

Sergio Pellissier (Football Italia)

Berikutnya ada striker veteran Chievo, Sergio Pellissier. Striker berusia 38 tahun ini sudah mengumpulkan 135 gol bersama Chievo, yang ia tabung sejak tahun 2001. 108 gol di antaranya tercipta di kompetisi Serie A.

Selayaknya pemain tua, performa Pellissier memang sudah tidak setajam dulu. Musim ini saja pun, ia baru mencetak satu gol dalam 11 penampilan di Serie A. Meski demikian, Chievo tetap hormat padanya. Ia tak lantas didepak ketika penyerang-penyerang muda datang. Ya, meskipun ia cuma menjadi cadangan secara rutin.

Adapun Pellissier pernah diperhitungkan di Serie A pada musim 2005/2006 hingga 2009/2010. Ketika itu, Pellissier mampu mencetak rata-rata 15 gol per musim. Di masa itu ia pun sempat dipanggil masuk ke dalam skuat Timnas Italia. Ia menjalani debutnya tepatnya pada 6 Juni 2009. Saat itu, ia mencetak satu gol ke gawang Irlandia Utara.

4. Gonzalo Higuain (105 gol)

Gonzalo Higuain (AFP/Marco Bertorello)

Gonzalo Higuain benar-benar menunjukkan kualitasnya selepas didepak oleh Real Madrid. Tiba di Serie A tahun 2013 dengan bergabung dengan Napoli, striker Argentina itu sudah mencetak 104 gol dalam 159 penampilan di Serie A hingga saat ini. Rinciannya, 71 gol bersama Napoli dalam tiga musim, dan 34 gol dengan seragam Juventus.

Gol ke-100 Higuain tercipta saat bertanding melawan AC Milan di Stadion San Siro pada pekan ke-11, 29 Oktober lalu. Dua gol yang ia cetak dalam pertandingan itu mengantarkan Juventus menang 2-0.

Dengan catatan ini, tentu saja Higuain merupakan pemain yang paling cepat mencapai 100 gol di Serie A. Ia pun tak dapat menutupi kegembiraannya saat mencatatkan rekor tersebut.

“Saat gol saya dianulir saat melawan SPAL (pekan 10 sebelum lawan AC Milan), saya bilang ini memang sudah takdir saya mencetak gol ke-100 di San Siro! Sekarang malah sudah 101 gol. Lumayanlah!” katanya waktu itu.

(Abul Muamar)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan