Kaleidoskop: Deretan Pemain Kontroversial Sepanjang 2017

Lionel Messi menjadi salah satu pemain yang sempat dianggap kontroversial karena vonis kasus pajak.

Diterbitkan 22 Desember 2017, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Reputasi Lionel Messi sebagai pemain terbaik di dunia tak perlu diragukan lagi. Kecuali Cristiano Ronaldo, tak ada satu pun pemain saat ini yang dinilai mampu menandingi bintang Barcelona tersebut.

 
Sebagian besar kisah kesuksesan Lionel Messi diukir bersama Barcelona. Keduanya memang begitu sulit terpisahkan setelah berbagai kesuksesan yang didapat. Memulai debut bersama tim utama pada 2004, peran Messi masih tak tergantikan.
 
 
Total ia sudah memainkan 607 pertandingan bersama Blaugrana. Kontribusinya berupa 525 gol dan 236 assist. Dan kontribusinya itu menghasilkan 30 gelar untuk Barcelona, termasuk delapan La Liga dan empat Liga Champions.
 
Bersama Barcelona pula Lionel Messi memenangkan Ballon d'Or lima kali. Namun, Messi juga hanya seorang manusia. Pemain asal Argentina itu tak lepas dari kesalahan. Buktinya, sepanjang 2017 ia terus diterpa kasus yang cukup menggemparkan.
 
Kasus yang dimaksud adalah soal penggelapan pajak. Masalah Messi ini pun menjadi salah satu kaleidoskop pemain kontroversial sepanjang 2017. Berikut adalah rinciannya versi Liputan6.com:
 

1. Lionel Messi (Vonis kasus pajak)

Kasus pajak yang menjerat Lionel Messi akhirnya berakhir di pengadilan. Sekitar bulan Juni penyerang Barcelona itu menjalani sidang, kondisi ini sempat menimbulkan kabar jika sang pemain akan segera meninggalkan Barcelona. (AFP/Josep Lago)
Semua berawal dari kecurigaan terhadap sejumlah rekening atas nama pemain 26 tahun itu di luar Spanyol. Messi diduga memasukkan semua uang dari pendapatan hak citra diri yang didapat di Spanyol ke sejumlah perusahaan di Belize dan Uruguay.
Hal ini guna menghindarkan Messi dari kewajiban membayar pajak di Spanyol. Penuntut pajak di Spanyol kemudian mulai menyelidiki kasus ini sejak 2013. Pada Agus

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

tus 2013, pihak Messi sudah membayar kewajiban pajak dan bunganya senilai 5 juta euro atau sekitar Rp 81,2 miliar. Tapi, Pengadilan Barcelona tetap menggulirkan kasus penggelapan pajak tersebut. Dalam skandal The Panama Papers, terungkap jika Messi dan ayahnya, Jorge Horacio memiliki sebuah perusahaan di Panama bernama Mega Star Enterprises Inc. Dalam bocoran catatan firma hukum asal Panama, Mossack Fonseca, perusahaan ini disebut menampung jutaan uang dari kontrak hak citra Messi. Pada 2 Juni 2016, Messi menjalani sidang perdana kasus tuduhan penggelapan pajak di Pengadilan Barcelona. Ia tampak kebingungan ketika menjawab pertanyaan hakim. Messi mengaku tidak pernah membaca secara detail setiap dokumen yang ditandatanganinya karena mempercayakan semua itu kepada ayahnya. Pengadilan akhirnya memvonis Messi bersalah pada 6 Juli 2016. La Pulga (julukan Messi) dijatuhi hukuman penjara 21 bulan. Selain itu, bintang Barcelona ini juga harus membayar denda dua juta euro atau sekitar Rp 29 miliar. Kasus itu sendiri baru selesai pada Juli 2017. Itu setelah Messi akhirnya rela membayar denda menyusul vonis pengadilan. Seperti Messi, ayahnya juga mengganti hukumannya dengan membayar denda. Tetapi, jumlah yang dibayarkan Jorge Horacio hanya 180.000 euro (Rp 2,75 miliar).

Halaman
Show All
Ahmad Fawwaz Usman, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan