4 Striker Liga Italia Ini Cetak Brace di Pekan Keempat

Liga Italia banjir gol pada pekan keempat.

Diterbitkan 18 September 2017, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

3. Pietro Pellegri

Usia Pietro Pellegri baru 16 tahun, tapi tadi malam ia berhasil mencetak dua gol ke gawang Lazio. Meski timnya kalah, Pellegri tetap mendapat sorotan tajam usai pertandingan.

Hebatnya lagi, Pellegri tidak diturunkan sebagai starter pada laga tersebut. Ia baru masuk di menit 33, menggantikan Adrian Ricardo Centurion. Dua kali ia menyamakan kedudukan, yakni di menit 57 dan 73.

"Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan yang sudah saya miliki sejak kecil. Ini adalah malam yang penting bagi saya dan ayah saya," ucap Pellegri kepada Mediaset Premium, usai pertandingan.

Pellegrini merupakan pemain binaan akademi Genoa. Ia merupakan anak dari Marco Pellegri, teman baik pelatih Genoa, Ivan Juric. Kebetulan, ayah Pellegri diperkerjakan sebagai manajer tim musim ini. Ayahnya pun tak dapat menahan tangis saat memeluk putranya usai mencetak dua gol.

"Saya belum tamat sekolah. Tahun ini saya punya guru privat yang akan membantu saya setelah latihan pagi. Ayah saya selalu membimbing karier saya sejak saya kecil," tutur Pellegri lagi.

"Dia selalu mengantarkan saya latihan, walaupun sedang dingin dan hujan. Dialah orang yang senantiasa menjaga saya di jalur yang benar dalam sepak bola, sementara ibu saya meyakinkan saya untuk sekolah," ujar remaja yang mengidolakan Zlatan Ibrahimovic itu.

4. Edin Dzeko

Pelan tapi pasti, Edin Dzeko mulai menambah pundi-pundi golnya di Serie A. Sabtu kemarin, striker Bosnia itu mencetak dua gol dan mengantarkan AS Roma menang 3-0 atas Hellas Verona.

Dzeko menciptakan gol pertamanya lewat sundulan di menit 33, memanfaatkan umpan silang dari Alessandro Florenzi. Sedangkan gol kedua lahir di menit 61, usai menerima assist dari Aleksandar Kolarov.

Kepada media, Dzeko mengaku dirinya bisa saja mencetak lebih dari dua gol.

"Itu penting untuk menang malam ini. Kami bisa saja mencetak lebih dari dua gol, dan itu termasuk saya. Tapi yang terpenting kami akhirnya menang. Kami harus terus bermain seperti ini dan menjadi lebih kuat," ujar mantan striker Manchester City itu kepada Mediaset Premium.

Dengan tambahan dua gol ini, top skorer Serie A musim lalu itu kini sudah mengoleksi 3 gol dalam 4 laga. Sebelum ini, saat bermain imbang melawan Atletico Madrid di Liga Champions hari Rabu lalu, ia sempat merasa terisolasi oleh taktik yang diterapkan oleh pelatih Eusebio Di Francesco.

"Saya bukannya mengkritik sepak bola kami. Hanya saja kami perlu lebih fokus. Kami bahkan di Roma pun kami tak bisa menang. Seandainya kami lebih fokus, kami akan lebih baik," tandas penyerang 30 tahun itu. (Abul Muamar)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Windi Wicaksono, Hotnida Novita SaryTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan