Komentar 5 Pemain Italia Setelah Menang Tipis atas Israel

Italia menuai kritik dari suporternya saat bertemu Israel pada Kualifikasi Piala Dunia 2018 Grup G Zona Eropa.

Diterbitkan 06 September 2017, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Reggio Emilia - Timnas Italia hanya mampu menang 1-0 atas Israel dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia Grup G Zona Eropa, di Stadion Citta Del Tricolore, Rabu dinihari (6/9/2017). Bertindak sebagai tuan rumah, Gli Azzurri baru bisa memecah kebuntuan pada babak kedua.

Adalah striker Ciro Immobile yang mencetak gol pada menit 53, setelah memanfaatkan umpan silang dari Antonio Candreva.

Dengan kemenangan ini, Italia masih di urutan kedua klasemen Grup G dengan koleksi 19 poin, terpaut 3 angka dari pemuncak klasemen, Spanyol. Italia butuh satu poin dari dua laga tersisa menuju play-off, yakni lawan Makedonia (7 Oktober) dan Albania (10 Oktober).

Hanya saja, kemenangan 1-0 atas Israel tidak memuaskan para pendukung mereka. Formasi 4-2-4 yang diterapkan pelatih Giampiero Ventura sekali lagi dianggap tidak berjalan dengan baik. Bahkan, sepanjang babak pertama, para suporter yang masih marah atas kekalahan 0-3 dari Spanyol, tak henti-hentinya meneriakkan ejekan karena tak ada satu gol pun tercipta.

Atas kritik tersebut, para pemain Italia turut menanggapi. Sebagian besar mereka menyatakan pembelaan. Namun ada juga pemain yang membenarkan Italia bermain tidak terlalu baik melawan Israel pada lanjutan babak kualifikasi Piala Dunia Grup G Zona Eropa.

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

 

Antonio Candreva

Sang penyuplai assist, Antonio Candreva menilai bahwa Timnas Italia sudah menunjukkan permainan yang positif pada laga melawan Israel.

"Kami butuh kemenangan. Kami memperolehnya. Dan saya rasa itu penampilan yang positif, yang menunjukkan kekonsistenan atas kerja keras yang kami lakukan selama tahun lalu,” ujarnya.

Namun, winger Inter Milan itu mengakui bahwa Italia cukup telat memecahkan kebuntuan dalam laga tersebut.

“Dalam laga seperti ini mestinya kita bisa memecahkan kebuntuan lebih awal untuk membuat tenang. Kritik adalah bagian dari pekerjaan, tapi kami adalah tim yang solid. Sebagian kritik itu berlebihan. Saya rasa Italia sudah melakukan hal baik tahun ini.”

"Kekalahan di Madrid memang menyakitkan bagi kami lebih dari siapapun. Kami tidak mengharapkannya. Kami akan belajar dari kesalahan kami,” katanya menambahkan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Dalam due ini, bek kanan yang baru dibeli Chelsea ini  masuk pada babak kedua menggantikan Andrea Conti. Zappacosta mengaku bahwa timnya agak kurang puas dengan kemenangan 1-0 atas Israel."Kami agak sedikit menderita dengan kemenangan ini, di mana Israel memilih bungkam dan kami harus bersabar. Penting untuk tampil 110 persen baik apakah sebagai starter maupun sebagai pemain pengganti” katanya.Zappacosta baru saja ditambahkan ke dalam skuat Timnas Italia, karena Leonardo Spinazzola mengalami cedera. Ia tidak tampil saat Italia dibantai Spanyol 3-0. Namun, mantan bek Torino itu mengakui bahwa timnya belajar banyak hal dari kekalahan tersebut."Kami harus kompak. Kerja keras merebut bola dan mengadang setiap lawan. Pertandingan seperti ini justru semakin sulit, karena lawan mengunci semua celah yang ada dan membuat kita kesulitan,” tandas Zappacosta.

Halaman
Show All
Liputan6.com, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan