5 Pebasket Muslim di NBA 2016/2017

Ada cukup banyak pemain basket beragama Islam di NBA yang bisa terkena pengaruh kebijakan Trump.

OlehThomas
Diterbitkan 01 Februari 2017, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kanter turut memprotes kebijakan Trump. "Saya masih tidak percaya terhadap #MuslimBan. Tidak ada manusia yang seharusnya diperlakukan diskriminasi karena ras, agama atau etnis," kicau Kanter.

 

3. Dennis Schroder

3. Dennis Schroder

Schroder menjadi point guard nomor satu Atlanta Hawks musim ini. Dia mengisi posisi yang ditinggalkan Jeff Teague. Kepercayaan Hawks menjadikannya sebagai starter dibayar dengan permainan apik. Schroder sering mencetak double-double musim ini.

Pemain 23 tahun ini berasal dari Jerman. Tak banyak yang tahu Schroder ternyata beragama Islam. Ibu Schroder berasal dari Gambia, sedangkan ayahnya berkewarganegaraan Jerman.

Di tengah kesibukannya bermain di NBA, Schroder rajin beribadah. Dia tak mau minum-minuman keras. Schroder juga memiliki tatto bertuliskan "Incha’Allah".

 

4. Al-Farouq Aminu

4. Al-Farouq Aminu

Pemain 26 tahun itu merupakan pebasket berdarah Nigeria. Aminu saat ini berman untuk Portland Trail Blazers. Sebelumnya dia pernah main untuk Los Angeles Cliipers, Dallas Mavericks dan New Orleans Pelicans.

Putra dari pasangan Aboubakar dan Anjirlic Aminu ini merupakan pemeluk agama Islam yang taat. Meski bisa membela timnas Amerika, Aminu lebih memilih main bersama timnas Nigeria.

 

5. Jusuf Nurkic

5. Jusuf Nurkic

Jusuf Nurkic berasal dari Bosnia Herzegovina. Pemain 22 tahun itu baru dua musim bermain di NBA. Dia memperkuat Denver Nuggets.

Musim lalu Nurkic tidak terlalu banyak berperan karena diganggu cedera. Namun Nurkic diprediksi bakal memegang peran cukup penting di Nuggets pada musim ini.

Nurkic menjadi pelapis bagi duet Kenneth Farried dan Nikola Jokic.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Thomas, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan