Duo Arema Sudah Lama Masuk Radar Persib

Manajer Persib, Umuh Muchtar mengaku telah mengincar dua pemain tersebut sejak 2015.

Diterbitkan 16 Februari 2016, 22:30 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bandung - Mantan pemain Arema Cronus, Samsul Arif dan Purwaka Yudhi resmi menjadi bagian dari skuat Persib Bandung. Kedatangan mereka menyusul tiga pemain lainnya yang didatangkan pelatih Dejan Antonic dari Pelita Bandung Raya (PBR).

Manajer Persib, Umuh Muchtar mengaku telah mengincar dua pemain tersebut sejak 2015. Keduanya pun nyaris bergabung dengan skuat Persib beberapa waktu lalu. Tapi niat Maung Bandung mendatangkan dua pemain tersebut baru kesampaian 2016 ini.

"Iya dari dulu (dilirik), rumor mereka sempat ramai, cuma sekarang baru terwujud namun baru bisa sekarang kami mendapatkannya. Jodohnya baru sekarang,” kata Umuh ditemui di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, jelang keberangkatan skuat Persib ke Bali untuk melakoni turnamen Bali Island Cup 2016. 

div class="baca-juga">

Baca Juga

  • Kemenpora Restui Palembang Tuan Rumah MotoGP 2018
  • Wasit Flores Tewas Ditembak Pemain di Argentina
  • FIFA Coret Indonesia dari Agenda KLB 24 Februari

Menurutnya Persib bukan menjadi satu-satunya tim yang mengincar Samsul dan Purwaka."Lobi sudah lama. Intinya, pemain mana yang tidak tertarik bergabung dengan Persib?," jelas Umuh.

Samsul dan Purwaka bergabung dengan tiga rombongan PBR yang didatangkan Dejan, mereka adalah David Laly, Rahmat Hidayat, dan pemain naturalisasi Indonesia, Kim Jeffrey Kurniawan.

Kelima pemain tersebut, diproyeksikan Persib untuk mengikuti turnamen yang menanti seperti Piala Bhayangkara dan gelaran Indonesia Super Competition (ISC)."Tapi keputusan di tangan pelatih mau dimainkan apa tidak. Karena menurut saya pemain profesional pasti mudah untuk menyesuaikan meski baru bergabung," ujar Umuh.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Jorge Martin Dinyatakan Fit untuk MotoGP Qatar 2026, Bisa Gagalkan Pesta Marc Marquez?

Kukuh Saokani, Rejdo PrahanandaTim Redaksi
Copy Link
Batalkan