Sudah 2 Kali Ditolak, MU Masih PDKT ke Muenchen

Muenchen sama sekali tidak mau menjual Muller.

OlehThomas
Diterbitkan 07 Oktober 2015, 08:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Muenchen- Manchester United tak mengenal kata menyerah dalam perburuan penyerang Thomas Muller. Setan Merah terus melakukan pendekatan kepada Bayern Muenchen agar bersedia melepas Muller.

Muller merupakan buruan utama MU pada bursa transfer musim panas lalu. Klub asuhan Louis van Gaal sangat membutuhkan Muller karena minim stok penyerang.

Demi mendapatkan Muller, MU siap memecahkan rekor transfer termahal di tanah Inggris. Sayangnya tawaran mewah dari MU tidak membuat FC Hollywood tergoda. Sudah dua kali tawaran mewah MU ditolak Muenchen.

The Reds Devils akhirnya berpaling ke Anthony Martial. Pemuda Prancis ini dibeli di penghujung bursa transfer musim panas lalu. Tapi Van Gaal tampaknya tak puas hanya merekrut Martial. Diam-diam MU masih terus mendekati Muenchen agar bersedia melepas Muller Januari nanti atau musim panas 2016.

Gencarnya pendekatan alias PDKT yang dilakukan MU membuat gerah CEO Muenchen, Karl Heinz Rummenigge. Pesepak bola legendaris Jerman itu mendesak petinggi MU untuk segera berhenti merayunya agar menjual Muller.

Bayern Minta MU Berhenti Merayu

Bayern menegaskan sama sekali tidak memiliki niat menjual Muller.

"Saya bukan bankir. Kami klub sepak bola. Itulah mengapa kami bahkan tidak pernah mempertimbangkan menjual Thomas Muller," ucap Rummenigge kepada Sport1.

"Saya mengatakan kepada kolega saya di Manchester United: 'Saya tidak dapat menutup akun email saya, tapi Anda tidak perlu lagi mengirim apa-apa (soal Muller). Itu akan sia-sia," tegas Rummenigge. (Tho/Ary)*

Baca Juga

Head to Head Rossi dan Lorenzo di Motegi

Gara-gara Kabut Asap, Sriwijaya FC vs Arema Digelar di Solo

5 Penyebab Chelsea Terpuruk Musim Ini

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Argentina vs Cape Verde: The Blue Sharks Tidak Takut Hadapi Lionel Messi Cs!

Thomas, Arry AnggadhaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan