Menang Kurang Meyakinkan, "Lubang" Persib Terlihat Menganga

Persib hanya gagal mendulang kemenangan besar kontra tim juru kunci klasemen grup H Piala AFC 2015.

Diterbitkan 19 Maret 2015, 12:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

2

"Parkir Bus" Lao Toyota FC

Pelatih asal Inggris, David Booth sadar menghadapi tim yang punya kekuatan di atas mereka. Lao Toyota memainkan garis pertahanan rendah dan menumpuk pemain-pemain di belakang guna meredam serangan Persib.

Bermain dengan formasi awal 4-3-3, Lao Toyota FC dengan empat bek terhitung sangat displin dalam meredam serangan tuan rumah. Tercatat kuartet bek Lao FC melakukan 23 kali tekel untuk memutus serangan Persib atau 50% dari total tekel keseluruhan yang dilakukan pemain-pemain Lao FC sepanjang laga.

Bek-bek Lao FC pun juga bermain tanpa kompromi dalam menghalau serangan Persib, bek tim runner-up Liga Laos itu melakukan 26 kali sapuan dari total 31 sapuan total yang dilakukan keseluruhan pemain Lao FC. Dan pemain Lao FC, Moukda Sousavath menjadi pemain yang paling sering melakukan intersep di antara pemain lain, dengan melakukan delapan kali intersep.

Namun, pertahanan Lao FC bukan tanpa celah, beberapa kali through pass yang dilepaskan lini kedua Persib ke depan sukses untuk mengelabui bek-bek Lao lewat kecepatan pemain Persib. Persoalannya kembali lagi dalam masalah pertama, yaitu pada penyelesaian akhir para pemain depan Persib yang gagal memanfaatkan semua itu.

Acungan jempol atas keberhasilan Lao Toyota FC memainkan skema bertahan ketat pantas diberikan pada Moukda Sousavath. Dia menjadi pemain paling banyak melakukan intercept di antara pemain lain.

Namun, pertahanan Lao FC bukan tanpa celah, beberapa kali through pass yang dilepaskan lini kedua Persib ke depan sukses menerobos bek-bek Lao Toyota lewat kecepatan pemain Persib. Persoalannya kembali lagi dalam masalah pertama, yaitu pada penyelesaian akhir para pemain depan Persib yang gagal memanfaatkan peluang.

3

Persib Pilih Bermain Aman

Ketika melawan New Radiant di pertandingan kandang pertama, Persib nampak sangat bernafsu mencetak gol sebanyak mungkin. Namun, kontra Lao Toyota, Persib justru lebih bermain aman.

Persib lebih banyak memutar bola di lini tengah. Hal itu terlihat dari jumlah operan Persib di pertandingan tersebut mencapai 532 kali dengan rasio kesuksesan 82% dan penguasaan bola mencapai 62%. Dedi Kusnandar menjadi pemain paling banyak melakukan umpan, sebanyak 64 kali dengan persentase kesuksesan 86%.

Setelah gol pertama oleh Atep, Persib terlihat hanya memainkan bola di lini tengah dan hanya sesekali melakukan serangan hingga babak pertama berkahir. Tercatat setelah gol Persib hanya lima kali melakukan tembakan (dua tepat sasaran) dari sembilan tembakan yang dilakukan Maung Bandung di babak pertama.

Karena bermain aman jumlah tembakan Persib menukik turun dibanding  pertandingan kandang pertama kontra New Radiant. Pada pertandingan melawan Lao Toyota, Persib hanya melakukan 18 tembakan berbanding 26 tembakan yang mereka lakukan di laga pertama.

4

Lini Serang Lao Toyota Buruk

Bukan hanya lini depan Persib yang tumpul, lini serang Lao FC pun bermain buruk dan terkesan terburu-buru sore tadi. Digempur hampir satu jam pertandingan, pada pertengahan babak kedua pun Lao mulai bangkit untuk melakukan serangan, hanya saja kualitas lini serang dan penyelesaian akhir menjadi sebab utama Lao gagal membawa pulang poin dari Bandung.

Dari total 14 tembakan yang dilepaskan Lao, hanya dua yang sukses menuju sasaran, sedangkan sembilan lainnya tidak menemui sasaran. Pemain Lao FC lebih gemar melakukan tendangan jarak jauh, hal itu terlihat dari pemain Lao Toyota yang paling banyak melakukan tembakan adalah Maitee yang beroperasi di lini tengah, pemain ini melakukan empat kali tembakan dengan hanya satu tepat sasaran.

5

 Man of The Match: Makan Konate

Atep Rizal memang menjadi pencetak gol tunggal sore tadi, namun Makan Konate menjadi sosok sentral yang memberikan pengaruh dalam kemenangan kedua Persib di AFC Cup. Pemain kelahiran Bamako itu bermain cukup baik, dengan sukses mencetak dua kali tembakan dan satu tepat mengarah ke sasaran.

Mantan pemain PSPS Pekanbaru dan BaritoPutera itu sukses mencatatkan total 54 kali umpan dengan rasio kesuksesan hanya 73%. Dan bisa disimpulkan, Konate kerap melepaskan umpan berbahaya dalam upaya menembus ketatnya lini pertahanan lawan.

Selain itu Makan juga turut andil dalam melakukan pertahanan, Makan menjadi pemain terbanyak melakukan tekel. Tekel yang dilakukan Makan berjumlah 13 kali dengan angka kesuksesan sebanyak tujuh kali.

6

Performa Persib kemarin memang jauh dari kata memuaskan dan menyisakan beberapa pekerjaan rumah bagi tim pelatih, utamanya di lini depan. Tapi, menang tetaplah menang, kemenangan itu semakin memantapkan Persib di puncak klasemen Grup H AFC Cup.

(Ashiddiq Adha - Labbola)

Baca Juga:

Goda Bale, MU Siapkan Gaji Fantastis

Liverpool Bakal ke Liga Champions? Ini Prediksinya

Mereka yang Lolos ke Perempat Final Liga Champions

 

 

 

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Rejdo PrahanandaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan