Dari empat tim hanya Manchester United yang punya tabungan satu partai di tangan. Sampai partai yang dimainkan akhir pekan lalu, Chelsea memimpin bersama Liverpool, yang The Blues unggul selisih gol. Penyelidikan Opta yang kerap menganalisa statistik di lapangan hijau punya gambaran yang mendukung mengapa Chelsea berada di urutan terdepan.
Empat parameter yang digunakan: gol, tembakan ke gawang, kebobolan dan konversi (tembakan ke gawang yang menghasilkan gol). Dari empat parameter itu, terlihat tim mana yang mengalami kemajuan dibanding musim lalu. Dalam hal ini Chelsea mengalami kemajuan pesat di tangan Luiz Felipe Scolari.
Walau gagal memperpanjang rekor tidak terkalahkan di kandang, dikalahkan Liverpool, Chelsea mampu memperbaiki catatan dari musim sebelumnya. The Blues menjadi satu-satunya tim yang mengalami kemajuan di seluruh kategori. Chelsea memperbaiki torehan gol dari 1,17 jadi 2,29 per partai. Chelsea jadi satu-satunya tim yang mencetak rata-rata lebih dari dua gol per partai.
Tajam di depan, lini belakang tetap dipertahankan kekokohannya oleh John Terry dkk. Dengan empat kali kebobolan dari 14 partai, Chelsea punya kans memecahkan rekor paling sedikit kemasukan dalam satu musim, dengan 15 kali kebobolan di musim 2004-05. Chelsea juga lebih rajin menembak bola ke gawang.
Liverpool yang bercokol di peringkat kedua klasemen justru mengalami kemunduran dalam menyeploskan si kulit bundar. Dari 1,76 gol per partai, sejauh ini The Reds menorehkan rata-rata 1,50. Penurunan itu berimbang dengan menurunnya angka tembakan yang dilesakkan Steven Gerrard dkk ke gawang lawan.
Namun pertahanan Liverpool mengalami kecender
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4769280/original/060584600_1710211493-cek_fakta_tahanan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353576/original/002126400_1789969776-cek_fakta_-_papua.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579570/original/015916200_1778057243-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Mei_2026c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361902/original/027437400_1790753188-HOAX__27_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/233774/original/img_scolari-11.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)