Chelsea Paling Menjanjikan

Liga Premier Inggris sudah bergulir 14 partai. Chelsea yang memimpin di puncak klasemen terbukti mengalami grafik peningkatan di banding musim sebelumnya dengan empat parameter sebagai acuan. Lalu bagaimana dengan tiga The Big Four lainnya.

Diterbitkan 25 November 2008, 18:58 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Ada pepatah yang disepakati manajer di Liga Premier Inggris, “Saya menghiraukan untuk melihat ke klasemen sampai 10 pertandingan telah dimainkan.” Kini hampir seluruh tim telah memainkan 14 partai. Oleh karena itu perjalanan musim 2008-09 sudah bisa dianalisis guna mengetahui sepak terjang The Big Four yang punya tradisi kuat menguasai papan atas.

Dari empat tim hanya Manchester United yang punya tabungan satu partai di tangan. Sampai partai yang dimainkan akhir pekan lalu, Chelsea memimpin bersama Liverpool, yang The Blues unggul selisih gol. Penyelidikan Opta yang kerap menganalisa statistik di lapangan hijau punya gambaran yang mendukung mengapa Chelsea berada di urutan terdepan.

Empat parameter yang digunakan: gol, tembakan ke gawang, kebobolan dan konversi (tembakan ke gawang yang menghasilkan gol). Dari empat parameter itu, terlihat tim mana yang mengalami kemajuan dibanding musim lalu. Dalam hal ini Chelsea mengalami kemajuan pesat di tangan Luiz Felipe Scolari.

Walau gagal memperpanjang rekor tidak terkalahkan di kandang, dikalahkan Liverpool, Chelsea mampu memperbaiki catatan dari musim sebelumnya. The Blues menjadi satu-satunya tim yang mengalami kemajuan di seluruh kategori. Chelsea memperbaiki torehan gol dari 1,17 jadi 2,29 per partai. Chelsea jadi satu-satunya tim yang mencetak rata-rata lebih dari dua gol per partai.

Tajam di depan, lini belakang tetap dipertahankan kekokohannya oleh John Terry dkk. Dengan empat kali kebobolan dari 14 partai, Chelsea punya kans memecahkan rekor paling sedikit kemasukan dalam satu musim, dengan 15 kali kebobolan di musim 2004-05. Chelsea juga lebih rajin menembak bola ke gawang.

Liverpool yang bercokol di peringkat kedua klasemen justru mengalami kemunduran dalam menyeploskan si kulit bundar. Dari 1,76 gol per partai, sejauh ini The Reds menorehkan rata-rata 1,50. Penurunan itu berimbang dengan menurunnya angka tembakan yang dilesakkan Steven Gerrard dkk ke gawang lawan.

Namun pertahanan Liverpool mengalami kecender

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

ungan lebih rapi. Kebobolan delapan gol dari 14 partai merupakan catatan terbaik yang pernah dibukukan di Liga Premier. Angka kebobolan terbukti mengalami penurunan. MU sebagai juara bertahan mengalami kemunduran dari keempat kategori yang dicantumkan. Mereka memang berhasil menunjukkan ketajaman ketika menghadapi tim lemah, tapi kehilangan taji ketika bertemu tim sesama The Big Four. The Red Devils takluk di Arsenal dan Liverpool dan gagal mempertahankan keunggulan di Stamford Bridge yang berakhir dengan hasil imbang. Disamping problem cedera yang mendera, Sir Alex Ferguson jelas butuh menjaga konsistensi tim polesannya. Catatan gol MU turun, senada dengan rata-rata tendangan ke gawang lawan. Pun demikian dengan rentannya lini belakang dari indikasi jumlah conceded atau kebobolan (0,58 jadi 0,77 per partai).  Arsenal yang sampai partai ke-14 terlempar dari posisi empat besar, musim ini lebih aktif menembak bola ke gawang. Akan tetapi catatan itu berbanding terbalik dengan raihan gol yang jumlahnya mengalami penurunan. Karena itu kefektifan serbuan The Gunners anjlok dari 15,64 persen menjadi 12,14 persen. Arsenal jadi satu-satunya tim yang mencatat lebih dari satu kali kebobolan per partai. Dengan Aston Villa yang berambisi merangsek ke posisi empat besar dan Manchester City di bawah kepemilikan konsorsium bermodal tebal yang menyiapkan belanja besar di bursa transfer, musim 20008-09 bisa jadi akhirnya era kemapanan The Big Four. Tapi patut diingat catatan tersebut hanya bersifat sementara karena masih ada 20 partai tersisa, dan segalanya masih mungkin terjadi.Catatan statistik The Big Four: *(per partai) (2007/08 - 2008/09)Chelsea: - Gol: 1,71 - 2,29 - Konversi: 14,29% - 14,48% - Tendangan ke gawang: 12,0 - 15,8 - Kebobolan: 0,68 - 0,29Liverpool: - Gol: 1,76 - 1,50 - Konversi: 12,52% - 10,88% - Tendangan ke gawang: 14,1 - 13,8 - Kebobolan: 0,74 - 0,57Manchester United: - Gol: 2,11 - 1,92 - Konversi: 14,63% - 14,29% - Tendangan ke gawang: 14,4 - 13,5 -Kebobolan: 0,58 - 0,77Arsenal: - Gol: 1,95 - 1,79 - Konversi: 15,64% - 12,14% - Tendangan ke gawang: 12,4 - 14,7 - Kebobolan: 0,82 - 1,29

Halaman
Show All
Tim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan