Liputan6.com, Jakarta - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mendapatkan fasilitas kredit sebesar Rp 6 triliun dari BRI dan Bank Mandiri. Fasilitas kredit ini akan dipakai perseroan untuk mendukung operasional untuk modal kerja.
Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, 28 September 2026, dikutip Kamis, (1/10/2026), PT Bukit Asam Tbk melakukan pemanfaatan devisa hasil ekspor sumber daya (DHE SDA) pada Bank Himbara, antara lain:
1.Perjanjian fasilitas kredit modal kerja rekening koran pemanfaatan DHE, antara perseroan dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI pada 23 September 2026 (perjanjian kredit I).
Advertisement
2.Perjanjian fasilitas kredit talangan dana DHE SDA, antara perseroan dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada 28 September 2026 (perjanjian kredit II).
Perseroan menyatakan, penerimaan kredit ini melalui pemanfaatan DHE SDA pada Bank Himbaran. Berdasarkan perjanjian-perjanjian kredit, nilai fasilitas kredit antara lain:
1.Perjanjian kredit I dengan nilai plafond pinjaman hingga Rp 2 triliun yang dikaitkan dengan blokir atau agunan berupa rekening penempatan DHE milik perseroan di BRI.
2.Perjanjian kredit II dengan nilai plafond pinjaman sampai dengan Rp 4 triliun yang diikatkan dengan blokir atau agunan berupa rekening penampatan DHE milik perseroan di Bank Mandiri.
Perseroan menyatakan, transaksi ini dilaksanakan dalam rangka memenuhi kebutuhan operasional perseroan atau modal kerja. Berdasarkan PP Nomor 36/2023 jo PBI Nomor 7/2023 PADG BI Nomor 4/2023, eksportir termasuk PTBA dapat menerima fasilitas pembiayaan (kredit) dengan memakai underlying atau agunan DHE SDA yang dimilikinya atau ditempatkan pada Bank Himbara.
Perjanjian-perjanjian kredit itu, apabila digunakan akan menimbulkan kewajiban pembayaran pokok dan bunga, tetapi diharapkan dapat meningkatkan fleksibilitas dan likuiditas keuangan serta kemampuan perseroan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja perseroan.
"Menurut pendapat perseroan, tidak ada dampak merugikan secara material atas perjanjian-perjanjian kredit, dan blokir agunan atas rekening penempatan DHE SDA Perseroan di bank himbara itu terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perseroan,” demikian dikutip keterbukaan informasi BEI.
PTBA Siap Pangkas Separuh Anak Usaha dalam 2 Tahun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4155490/original/020388900_1663025062-WhatsApp_Image_2022-09-12_at_11.30.15.jpeg)
Sebelumnya, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) berencana memangkas jumlah anak usahanya secara bertahap. Targetnya, proses restrukturisasi belasan anak perusahaan tersebut dapat rampung dalam kurun waktu dua tahun ke depan.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PTBA, Una Lindasari, menyampaikan bahwa saat ini perseroan memiliki 19 anak usaha. Proses perampingan awal telah dilakukan terhadap dua anak usaha, yakni PT Bukit Energi Servis Terpadu (BEST) dan PT Bukit Energi Investama (BEI), yang resmi melakukan penggabungan (merger) pada 30 Juni 2026.
"PTBA saat ini memiliki 19 anak perusahaan, sebelumnya 20, dan kami baru selesai melakukan merger antara dua anak perusahaan, yaitu BEI dan BEST," kata Una dalam public expose, dikutip Selasa (8/9/2026).
Una menjelaskan bahwa target perampingan berikutnya akan menyasar separuh dari total entitas anak yang tersisa saat ini.
"Dari jumlah anak perusahaan tersebut, target kami mungkin separuh dari 19 ini akan dilakukan restrukturisasi bertahap sampai 1–2 tahun ke depan," ucapnya.
Langkah ini diambil guna memenuhi mandat Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dalam merampingkan struktur BUMN agar kembali pada keahlian serta bisnis inti masing-masing.
"Ini sesuai arahan Danantara yang meminta PTBA untuk berfokus pada kompetensi intinya (core competence), yaitu bisnis batu bara (coal business), serta seluruh bisnis yang berkaitan dengan pertambangan batu bara," terangnya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4769280/original/060584600_1710211493-cek_fakta_tahanan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353576/original/002126400_1789969776-cek_fakta_-_papua.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579570/original/015916200_1778057243-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Mei_2026c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361902/original/027437400_1790753188-HOAX__27_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5387333/original/039837400_1761037483-WhatsApp_Image_2025-10-21_at_3.57.22_PM.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5235407/original/051735700_1748419183-28_mei_2025-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7274641/original/070194700_1780059574-IMG_1595.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318360/original/008230600_1786093388-Foto_3__3_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562282/original/003523000_1776823938-Rosan_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3366109/original/063960700_1612250804-20210202-Bank-Syariah-Indonesia-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3356528/original/090932500_1611299592-20210122-IHSG-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5458176/original/014030600_1767073170-Burhanudin_Abdullah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4270285/original/086324500_1671763784-iForte.jpeg)