Liputan6.com - Piala Dunia 2014 yang digelar di Brasil terus menghadirkan kejutan. Tak hanya kisah tersingkirnya tim-tim terbaik dunia seperti Spanyol, Inggris, Portugal dan Italia, Piala Dunia tahun ini juga menghadirkan cerita mengenai aksi gemilang beberapa pemain di lapangan hijau.
Uniknya, pemain-pemain yang bersinar ini tidak menyandang status bintang. Sebelumnya, nama mereka kurang dikenal. Namun berkat aksinya, mereka kini menjelma menjadi pemain bintang yang kelak akan menyaingi pendahulunya seperti Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, ataupun Andres Iniesta.
Berikut, 12 pemain 'kurang tenar' yang menjelma menjadi from zero to hero:
Shkodran Mustafi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/701893/original/000_DV1801051.jpg)
9. Shkodran Mustafi (Jerman - Sampdoria)
Tak ada yang menyangka jika Shkodran Mustafi bisa menembus skuat Jerman yang diisi banyak pemain bintang dunia. Di usianya yang baru 22 tahun ia sudah disejajarkan dengan nama-nama besar seperti Philipp Lahm, Per Mertesacker, dan Jerome Boateng.
Karier Mustafi bersama klubnya tidak secemerlang senior-seniornya di skuat Der Panzer. Jika pemain Jerman lainnya memperkuat klub raskasa seperti Bayern Muenchen, Arsenal, atau Borussia Dortmund, Mustafi justru hanya membela Sampdoria yang musim lalu tertahan di papan tengah Serie A Italia.
Di Piala Dunia tahun ini, Mustafi sudah menorehkan tiga penampilan. Dari tiga kesempatannya, dua diantara ia mulai dari bangku cadangan.
Charles Aranguiz
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/701898/original/000_DV1783613.jpg)
10. Charles Aranguiz (Chile - Internacional)
Pemain berpostur 172 cm ini sukses membawa Chile menembus babak 16 besar Piala Dunia. Meski akhirnya tak bisa membawa Chile melaju ke fase perempat final, Aranguiz tetap harus layak mendapat sorotan berkat aksi menawannya mengolah si kulit bundar.
Aranguiz menempati posisi gelandang. Bersama Arturo Vidal, keduanya mampu bermain baik hingga menyulitkan tim-tim kelas dunia seperti Belanda, Spanyol, Australia, dan Brasil.
Saat ini sang pemain memperkuat klub Brasil, Internacional. Dengan usianya yang masih 25 tahun, Aranguiz memiliki kesempatan besar untuk meningkatkan kariernya dengan bermain di liga-liga dari daratan Eropa.
Fabian Johnson
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/692612/original/000_DV1768802.jpg)
11. Fabian Johnson (Amerika Serikat - Borussia VfL Mönchengladbach)
Amerika Serikat kembali mencetak pemain hebat di Piala Dunia. Setelah era Landon Donovan habis, Amerika kini memiliki Fabian Johnson yang mampu tampil cemerlang di sisi pertahanan.
Sayangnya, Johnson gagal membawa negaranya lolos dari babak 16 besar. Di laga melawan Belgia, Amerika dipaksa menyerah 1-2. Meski demikian, peran Johnson tak pantas dianggap remeh. Ia tetap dianggap sebagai salah satu pemain paling bersinar di pesta sepak bola empat tahunan ini.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4529326/original/039044100_1691417008-IMG_4489.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318452/original/095120500_1786096948-Screenshot_2026-08-07_170145.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/686790/original/ilustrasi-trofi-piala-dunia-5-140605-yos.jpg)