Liputan6.com, Makassar - PT Sompo Insurance Syariah (Sompo Syariah) memperluas jangkauan bisnis asuransi berbasis syariah ke Makassar, Sulawesi Selatan. Setelah Jakarta, Makassar menjadi kota kedua yang dipilih perusahaan untuk mengembangkan ekspansi sekaligus memperluas penetrasi pasar asuransi syariah di kawasan Indonesia Timur.
Pemilihan Makassar didasarkan pada potensi ekonomi yang pesat serta besarnya populasi Muslim di Sulawesi. Selain berkedudukan sebagai pintu gerbang Indonesia Timur, wilayah ini dinilai memiliki prospek pertumbuhan ekonomi yang sangat menjanjikan.
Presiden Direktur Sompo Indonesia, Eric Nemitz, menyampaikan bahwa kehadiran Sompo Syariah di Makassar merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas akses perlindungan berbasis syariah, khususnya di Pulau Sulawesi.
Advertisement
"Kami memahami bahwa Makassar dan Sulawesi merupakan pintu masuk sekaligus gerbang menuju kawasan Indonesia Timur. Kami juga melihat dinamika pembangunan yang sangat positif ketika membandingkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pertumbuhan ekonomi Makassar dan Sulawesi bahkan lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional," kata Eric, Kamis (5/11/2026).
Menurut Eric, sekitar 87 persen penduduk Sulawesi beragama Islam. Besarnya populasi Muslim tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama perusahaan dalam menggarap pasar syariah di wilayah ini.
Di sisi lain, ia menilai tingkat literasi keuangan masyarakat mengenai pentingnya asuransi masih perlu ditingkatkan. Karena itu, perusahaan berkomitmen mendorong edukasi mengenai pentingnya proteksi aset, kesehatan, dan jiwa.
"Kami ingin memberikan edukasi agar masyarakat dapat melindungi kehidupan, aset, dan kesehatan mereka dengan lebih baik serta memiliki pemahaman yang lebih luas mengenai perlindungan asuransi," ujarnya.
Â
Pertumbuhan Bisnis Syariah Capai 40 Persen
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391127/original/037519700_1793873070-email-attachment_2026_11_05_fauzan_sompo-syariah-ekspansi-ke-makassar-bidik-potensi-pasar-indonesia-timur_1357938.jpg)
Direktur Utama Sompo Syariah, Ratna Indrayani, menjelaskan bahwa pengembangan bisnis syariah di Indonesia didorong oleh besarnya populasi Muslim serta prospek pertumbuhan ekonomi syariah secara global. Sompo Group telah mempelajari dinamika pasar ini sejak membentuk Unit Usaha Syariah pada 2017.
"Alasan pertama kenapa kami hadir di Indonesia tentunya karena kami melihat populasi Muslim di Indonesia sangat besar. Sompo Group juga melihat posisi Indonesia yang saat ini berada di peringkat ketiga masyarakat ekonomi Islam dunia, berkompetisi dengan Malaysia dan Saudi Arabia," kata Ratna.
Sompo telah beroperasi di Indonesia sejak 1 Juni 1975. Khusus di Makassar, perusahaan mulai menjalankan bisnis asuransi konvensional pada 2016, sebelum mengembangkan unit usaha syariah setahun kemudian.
Setelah menyelesaikan proses pemisahan unit usaha (spin-off) dan memperoleh izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sompo Syariah resmi beroperasi penuh sebagai perusahaan asuransi umum syariah pada 2026.
Ratna mengungkapkan, kinerja bisnis syariah Sompo mencatatkan tren positif. Hingga Oktober 2026, pertumbuhan secara tahunan (year-on-year/YoY) berhasil menembus 38 hingga 40 persen, berada di atas rata-rata pertumbuhan industri.
Khusus pasar Makassar, bisnis perusahaan menunjukkan perkembangan menggembirakan dengan pertumbuhan di atas 5 persen. Perusahaan memproyeksikan kontribusi Makassar terhadap total portofolio dapat menyentuh 10 persen pada Desember 2026.
"Di bulan Desember nanti kami memprediksikan kontribusinya bisa menembus angka 10 persen (double digit). Meskipun konsentrasi utama (pareto) masih di Pulau Jawa, kami berniat memaksimalkan potensi di Indonesia Timur agar bisa memberikan kontribusi yang signifikan terhadap total portofolio syariah nasional," jelasnya.
Â
Advertisement
Produk Andalan dan Fitur Surplus Underwriting
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391126/original/059040100_1793873051-email-attachment_2026_11_05_fauzan_sompo-syariah-ekspansi-ke-makassar-bidik-potensi-pasar-indonesia-timur_1357936.jpg)
Guna mendukung penetrasi pasar, Sompo Syariah menyediakan 16 produk yang telah memperoleh lisensi OJK, mencakup segmen ritel (consumer) dan komersial (commercial).
Salah satu produk unggulannya adalah asuransi perjalanan umrah berbasis syariah. Selain itu, tersedia pula proteksi perjalanan domestik maupun internasional, serta perlindungan tempat tinggal, properti, dan kendaraan bermotor.
Ratna menjelaskan, perbedaan mendasar antara produk asuransi syariah dengan konvensional terletak pada landasan akad dan mekanisme pengelolaan dana risiko. Salah satu fitur unggulannya adalah surplus underwriting, yaitu pembagian kelebihan dana pengelolaan risiko kepada peserta yang memenuhi kriteria.
"Perbedaannya dengan konvensional terletak pada penggunaan akad syariah serta adanya skema underwriting surplus, yaitu pembagian surplus underwriting kepada peserta jika secara perhitungan memenuhi kriteria. Fitur ini tidak ada di produk konvensional," ungkapnya.
Saat ini Sompo Syariah didukung oleh lebih dari 28 titik layanan di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh, Sumatra, Lampung, Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Solo, Semarang, Bali, Banjarmasin, Manado, hingga Makassar. Perusahaan juga mengandalkan kemitraan perbankan (bancassurance) dan saluran distribusi jaringan untuk memperluas pemasaran.
Adapun berdasarkan data Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI), total aset industri asuransi umum syariah pada kuartal I 2026 tumbuh 13,77 persen secara tahunan menjadi Rp 10,8 triliun.
"Melalui edukasi, kegiatan sosialisasi, dan inovasi yang bertanggung jawab, Sompo Syariah akan terus mengembangkan berbagai layanan dan solusi yang membantu lebih banyak masyarakat Indonesia berpartisipasi dalam keuangan syariah dengan cara yang praktis, mudah dipahami, dan sesuai dengan kebutuhan mereka," tutup Ratna.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317863/original/052285500_1786075641-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-07T110613.668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390996/original/082942600_1793869035-prabowo_listrik_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2925355/original/035083300_1569813395-20190930-Apel-Pelantikan-Presiden-10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390616/original/018537700_1793860521-WhatsApp_Image_2026-11-05_at_1.34.50_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391125/original/022474900_1793873033-email-attachment_2026_11_05_fauzan_sompo-syariah-ekspansi-ke-makassar-bidik-potensi-pasar-indonesia-timur_1357939.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1371708/original/005900800_1476258392-Makassar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355055/original/082772300_1790070742-roman-budnikov-LrmVfNfhFOw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390853/original/015793300_1793864336-WhatsApp_Image_2026-11-05_at_14.13.31.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389915/original/065247200_1793778190-6294047691100591442.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389895/original/029605900_1793777533-6294047691100591439.jpg)