Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah pemilik mobil di Hanoi, Vietnam, mulai mengurangi penggunaan kendaraan pribadi setelah tarif parkir melonjak drastis. Sebagian warga memilih beralih menggunakan sepeda motor untuk beraktivitas harian, berburu tempat parkir murah di luar pusat kota, hingga mempertimbangkan untuk menjual mobil mereka akibat terbebani biaya parkir yang membengkak.
Salah seorang pemilik mobil, Thanh Ha, memperkirakan biaya parkir kendaraan roda empatnya kini bisa menembus 8 juta dong atau sekitar Rp 5,6 juta (asumsi kurs Rp 0,7046 per dong Vietnam) per bulan pascaberlakunya aturan tarif baru sejak 15 Oktober 2026.
"Saya terkejut mengetahui bahwa pengeluaran untuk biaya parkir mobil saja bisa mencapai hampir 100 juta dong dalam setahun," ungkap Ha, dikutip dari VnExpress, Kamis (5/11/2026).
Advertisement
Ha sebenarnya memiliki akses ke lebih dari 30 titik parkir gratis di gedung kantor. Namun, fasilitas tersebut selalu terisi penuh sejak pagi hari. Karena harus mengantar anak ke sekolah sebelum berangkat bekerja, ia selalu kehabisan tempat parkir gratis dan akhirnya terpaksa menggunakan sepeda motor.
Sebagai gambaran, tarif parkir berbayar di sekitar kantor Ha mencapai 50.000 dong atau Rp 35.228 per jam, yang setara dengan 400.000 dong atau Rp 281.827 per hari.
Sementara untuk paket berlangganan bulanan, ia harus merogoh kocek 4,8 juta dong atau Rp 3,3 juta untuk parkir siang hari di dekat kantor, serta 2,5 juta dong atau Rp 1,7 juta untuk parkir malam hari di sekitar kediamannya.
Ha dan istrinya mengantongi pendapatan gabungan 50 juta dong atau Rp 35,2 juta per bulan. Sekitar 35 juta dong atau Rp 24,6 juta di antaranya dialokasikan untuk biaya hidup, pendidikan anak, serta bahan bakar.
Tambahan beban biaya parkir ini dinilai menggerus dana simpanan darurat keluarga secara signifikan.
Pengalaman serupa dirasakan oleh Minh Phuc (35). Ia memilih memarkir mobilnya di dekat rumah orang tuanya yang berjarak hampir 10 kilometer dari tempat tinggalnya demi mengincar tarif lebih murah, yakni 1,1 juta dong atau Rp 775.025 per bulan.
Sebab, biaya parkir bulanan di area tempat tinggalnya melonjak dari 3 juta dong menjadi 5 juta dong atau dari Rp 2,1 juta menjadi Rp 3,5 juta.
Â
Jual Mobil Hingga Ketersediaan Lahan Terbatas
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/9340799/original/029139700_1788517714-Vietnam-motorcycle-850x567.jpeg)
Beda lagi dengan Nguyen Hai (35) yang akhirnya mantap memutuskan untuk menjual mobil keluaran 8 tahun miliknya. Tempat parkir langganannya menaikkan tarif bulanan dari 2 juta dong menjadi 4 juta dong mulai November.
Secara umum, tarif parkir bulanan di Hanoi kini melambung sekitar 1,5 hingga hampir dua kali lipat. Rata-rata biaya parkir mencapai 3,8 juta dong atau Rp 2,6 juta untuk parkir siang hari, 3 juta dong atau Rp 2,1 juta untuk malam hari, serta 5 juta dong atau Rp 3,5 juta untuk parkir 24 jam.
Bahkan di 12 ruas jalan utama kawasan konservasi tingkat satu, tarif parkir meroket hingga 4,8 juta dong atau Rp 3,3 juta untuk siang hari, 3,5 juta dong atau Rp 2,4 juta untuk malam hari, dan 6 juta dong atau Rp 4,2 juta untuk sehari penuh.
Meski tarif melambung tinggi, ketersediaan lahan parkir di pusat kota masih sangat jauh dari kata cukup. Hasil survei VnExpress menunjukkan kantong-kantong parkir utama selalu terisi penuh, bahkan di beberapa lokasi terdapat puluhan kendaraan yang masuk daftar tunggu (waiting list).
Advertisement
Fasilitas Parkir di Bawah 1%
Data Departemen Konstruksi Hanoi mencatat, pada akhir 2025 kota tersebut menampung sekitar 8 juta sepeda motor dan hampir 1,5 juta unit mobil, dengan laju pertumbuhan kendaraan mencapai 4,5% per tahun.
Sebaliknya, alokasi lahan untuk fasilitas parkir masih di bawah 1% dari total luas kota—sangat jauh dari standar ideal perencanaan perkotaan yang menetapkan kebutuhan ruang parkir sebesar 3–4%.
Penasihat Keuangan dari FIDT, Nguyen Anh Dung, menilai bahwa kebijakan kenaikan biaya parkir ini berkaitan erat dengan langkah pemerintah setempat untuk membatasi pergerakan kendaraan pribadi di kawasan pusat kota.
Ia menyarankan setiap rumah tangga untuk mengevaluasi ulang alokasi pengeluaran bulanan mereka. Menggunakan moda transportasi umum atau layanan ride-hailing dapat menjadi pilihan bijak jika biaya kepemilikan mobil sudah mulai mengganggu stabilitas finansial jangka panjang.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5389018/original/062498400_1761184750-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__95_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5573660/original/028626000_1777948829-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-05-05T093819.531.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390112/original/030554700_1793783300-cek_fakta_-_petugas_haji_terbaru.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389848/original/059413000_1793775328-WhatsApp_Image_2026-11-04_at_12.15.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2830171/original/011188100_1560763333-20190617-Mobil-Nasional-Vietnam-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1414296/original/076622700_1479879611-Hanoi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1412054/original/002847300_1479720733-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355055/original/082772300_1790070742-roman-budnikov-LrmVfNfhFOw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5103467/original/057047800_1737457741-20250121-Jaga_Inflasi-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3239554/original/009878500_1600240359-CjkinzN007058_20200916_CBPFN0A001.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975034/original/086610900_1648205536-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380000/original/012567100_1792655684-IMG_5969.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5078809/original/005995500_1736144544-Screenshot_20250106_121234.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344693/original/059501000_1788969892-6d7642d2-f9e6-4a61-8c3a-8d57747d0a60.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390640/original/029402000_1793852982-IMG_6511.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4748247/original/094302200_1708441244-image__62_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4447121/original/056397600_1685440865-20230530-Pertumbuhan-Ekonomi-Indonesia-Angga-7.jpg)