Liputan6.com, Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengalokasikan anggaran sebesar Rp 596,4 miliar untuk menjalankan 51 rencana kerja sepanjang 2027. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat daya saing pasar modal nasional di kancah global.
Sebagian besar dari anggaran tersebut akan dimanfaatkan untuk memperkuat infrastruktur serta kapabilitas pendukung bursa, terutama di bidang teknologi informasi.Â
"Sebagai tindak lanjut dari arah strategis yang telah kami sampaikan, Rencana Kerja Tahun 2027 disusun mencakup 51 program kerja dengan total anggaran Rp 596,4 miliar," ujar Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik dalam konferensi pers RUPSLB BEI, Rabu (28/10/2026).
Advertisement
Jeffrey menjelaskan, penyusunan anggaran ini merupakan langkah konkret untuk memperkuat fundamental bursa sekaligus menyiapkan kapasitas yang dibutuhkan dalam mendukung transformasi pasar modal Indonesia.
Secara rinci, sebesar Rp 186,8 miliar atau 31,3% dari total anggaran dialokasikan untuk pilar bisnis. Dana ini akan digunakan untuk memperkuat bisnis transaksi dan nontransaksi, meningkatkan kuantitas serta kualitas perusahaan tercatat, hingga memperluas partisipasi investor.
Sementara itu, sisa anggaran sebesar Rp 409,7 miliar atau 68,7% dialokasikan sebagai pendukung (enabler), yang difokuskan pada penguatan infrastruktur bursa.
"Sebagian besar alokasi pendukung ini, yaitu sebesar Rp 380,7 miliar, kami arahkan untuk penguatan dan optimalisasi aset teknologi informasi. Ini penting demi menjaga keandalan sistem, kapasitas layanan, serta kesiapan pengembangan pasar ke depan," tuturnya.
Pertimbangan Penyusunan RKAT 2027
Melalui alokasi rencana kerja tersebut, BEI ingin memastikan bahwa program pada 2027 tidak hanya menyokong kebutuhan operasional dan target kinerja tahunan, tetapi juga memperkokoh kesiapan bursa dalam menghadapi tahapan transformasi berikutnya.
"Dalam menyusun RKAT 2027, kami mempertimbangkan dinamika ekonomi domestik maupun global, prospek pertumbuhan pasar modal, hingga capaian kinerja tahun berjalan," kata Jeffrey.
Meski ketidakpastian global masih membayang, BEI tetap optimistis melihat peluang pertumbuhan. Optimisme ini didukung oleh stabilitas ekonomi nasional, arah kebijakan pemerintah yang ramah investasi, serta aktivitas pelaku pasar modal yang terus menggeliat.
"Melalui Rencana Induk (Masterplan) 2026–2030, BEI telah menetapkan arah strategis jangka panjang untuk mewujudkan pasar modal Indonesia yang maju, inklusif, dan berdaya saing global. Kami beraspirasi menembus posisi 10 besar bursa terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar dan nilai transaksi," pungkasnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382785/original/072637300_1793009878-cek_fakta_-_bantuan_pupuk.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384221/original/069034000_1793161865-Screenshot_2026-10-28_111726.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384272/original/094118100_1793164839-Sensus_pertanian.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384532/original/057676000_1793175120-Dirut_BEI_Jeffrey_Hendrik-28_Oktober_2026b.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384531/original/080053500_1793175032-Konferensi_pers_RUPSLB_BEI-28_Oktober_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383716/original/038809600_1793096229-6269423423821911255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375354/original/010762400_1792140974-WhatsApp_Image_2026-10-16_at_15.50.56.jpeg)