Profil Jusuf Hamka, Pengusaha Jalan Tol yang Didapuk Jadi Anggota Wantimpres

Berikut profil pengusaha Jusuf Hamka yang kini diangkat sebagai anggota Wantimpres.

Diterbitkan 02 Oktober 2026, 16:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melantik anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada Jumat, (2/10/2026). Salah satunya Pengusaha Jusuf Hamka.

Pelantikan tersebut ditandai dengan pengucapan sumpah yang dipimpin langsung Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat pekan ini.

Pelantikan Jusuf Hamka dilakukan bersama dengan sejumlah nama dalam jajaran Wantimpres. Menurut pantauan Liputan6.com, Jusuf Hamka sempat sedikit membungkukkan badannya di hadapan Kepala Negara sesaat sebelum menandatangani berita acara pengambilan sumpah.

Saat tiba di Istana Negara menjelang pelantikan, Jusuf Hamka mengaku kaget telah dipilih menjadi salah satu anggota.

Pria yang akrab disapa Babah Alun ini bersedia terlibat jika untuk kepentingan negara.

"Saya kaget, saya cuma bilang Alhamdulillah pak, saya bilang, negara mempercayai saya. Kalau untuk Merah Putih, kita harus terima, jadi enggak pakai alasan, untuk Merah Putih harga mati," tutur dia.

Seiring pengangkatan Jusuf Hamka sebagai anggota Wantimpres, menarik untuk diketahui profil Jusuf Hamka.

Mengutip berbagai sumber, Jusuf Hamka lahir di Sawah Besar pada 5 Desember 1957. Ia lahir dengan nama Alun Joseph. Kemudian, ia memutuskan menjadi mualaf pada usia 23 tahun. Saat ini, ia memiliki nama lengkap Muhammad Jusuf Hamka.

Ia lahir dari pasangan Dr Joseph Suhaimi S.H dan Suwanti. Orangtuanya berprofesi sebagai guru dan dosen di salah satu universitas di Jakarta.

Jusuf Hamka merupakan anak keempat dari tujuh bersaudara. Dia menghabiskan masa kecil di daerah Pasar Baru, Jakarta Pusat. Kala itu, ia menjadi seorang pedagang asongan untuk menambah uang jajan. Mulai dari es mambo hingga kacang-kacangan ia pernah jual di sekitar wilayah Masjid Istiqlal.

Kegiatan tersebut pun membuat ia memiliki banyak teman yang beragama Islam. Mulai saat itu ia menjadi penasaran terkait keislaman dan mencari lebih dalam tentang Islam. Kemudian ia menjadi mualaf dibimbing oleh Buya Hamka, dan nama pembimbingnya tersebut dijadikan nama belakang untuk nama ia sekarang.

 

Pengusaha Jalan Tol

Selain itu, ia juga dikenal sebagai pemilik PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP). PT tersebut ikut berperan dalam pembuatan jalan tol Cawang-Tanjung Priok. Jusuf Hamka juga merupakan salah satu pengusaha terkaya di Indonesia dalam bisnis pada bidang jalan tol.

Tak hanya itu,ia juga memiliki jabatan di berbagai perusahaan di Indonesia, seperti menjadi Komisaris Utama PT Mandara Permai, Komisaris PT Indosiar Visual Mandiri, dan perusahaan lainnya.

Kini, cita-cita pengusaha Jusuf Hamka adalah membangun 1.000 masjid bergaya oriental. Dia sudah membangun Masjid Babah Alun di sekitar Tol Desari.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6