Tol Gending-Paiton Dibuka Gratis 14 Hari

Tol Prosiwangi segmen Gending-Kraksaan-Paiton dibuka gratis selama 14 hari untuk sosialisasi sebelum tarif resmi ditetapkan.

Diterbitkan 01 Oktober 2026, 08:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) segmen Gending-Simpang Susun (SS) Kraksaan-SS Paiton resmi dibuka untuk masyarakat. Ruas tol sepanjang 23,515 kilometer tersebut dapat digunakan secara gratis selama 14 hari.

Pengoperasian tol dimulai pada Rabu pukul 10.00 WIB setelah ruas tersebut dinyatakan memenuhi persyaratan melalui Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO).

Direktur Utama PT Jasamarga Group, Rivan Achmad Purwantono, mengatakan masa gratis tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal ruas tol baru tersebut.

"Masa sosialisasi selama 14 hari diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mencoba langsung ruas Tol Prosiwangi, khususnya akses Gending, SS Kraksaan dan SS Paiton," kata Rivan dikutip Antara, Kamis (1/10/2026).

Ruas Gending-SS Kraksaan-SS Paiton terdiri dari Seksi 1 Gending-SS Kraksaan dan Seksi 2 SS Kraksaan-SS Paiton. Di sepanjang ruas tersebut terdapat dua gerbang tol, yakni Gerbang Tol Kraksaan dan Gerbang Tol Paiton.

Selama masa sosialisasi, pengguna jalan tidak dikenakan tarif. Periode tersebut dimanfaatkan untuk mengenalkan akses, jalur, fasilitas, hingga sistem transaksi kepada pengguna jalan.

Meski masih gratis, pengendara tetap diwajibkan melakukan tapping kartu uang elektronik ketika melintas di gerbang tol.

Tarif Menunggu Keputusan Pemerintah

Rivan mengatakan pembukaan ruas tol tersebut juga menjadi momentum untuk memperkenalkan akses baru kepada masyarakat.

"Alhamdulillah, hari ini kami menyelenggarakan tasyakuran sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa Tol Prosiwangi, khususnya dari Gending, SS Kraksaan dan SS Paiton sudah mulai dapat digunakan,” katanya.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan sejak persiapan pembangunan hingga pengoperasian jalan tol.

Untuk tarif tol, masyarakat masih harus menunggu keputusan pemerintah.

"Untuk pemberlakuan tarif, pihaknya masih menunggu penetapan dari Kementerian Pekerjaan Umum," katanya.

Pembangunan Tol Prosiwangi juga masih berlanjut menuju Besuki. Seksi 3 saat ini telah memasuki tahap uji laik fungsi dengan progres konstruksi mencapai 100 persen.

Jasa Marga berharap izin pengoperasian Seksi 3 dapat diperoleh pada November atau Desember 2026, bahkan lebih cepat.

“Kalau sudah tersambung sampai Besuki, panjang ruas yang dapat dinikmati masyarakat sekitar 49,5 kilometer. Saat ini kami terus mempersiapkan fasilitas pendukung, termasuk rest area yang masih bersifat fungsional,” katanya.

 

Mendorong Perekonomian

Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto menyebut pengoperasian ruas Gending-SS Kraksaan-SS Paiton merupakan momentum yang telah lama dinantikan masyarakat.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI, Kementerian PU dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan ruas tersebut," katanya.

Menurut Ugas, keberadaan tol tersebut diharapkan tidak hanya memperlancar konektivitas, tetapi juga mendorong perekonomian daerah.

"Insya Allah keberadaannya akan memberikan dampak besar terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan sektor wisata di Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6