Liputan6.com, Jakarta - Sejak fajar peradaban, laut telah menjadi jembatan utama yang menghubungkan bangsa, budaya, dan kekuatan ekonomi. Di titik temu antara daratan dan lautan itulah pelabuhan lahir, bukan sekadar tempat berlabuh kapal, melainkan pusat pertukaran barang, ide, hingga diplomasi antarkerajaan. Keberadaan pelabuhan ini menjadi saksi bisu pasang surut peradaban, peperangan, hingga perkembangan perdagangan global modern.
Meski abad berganti dan teknologi pelayaran bertransformasi drastis, deretan pelabuhan kuno ini tidak lantas hancur atau ditinggalkan.
Melansir Marine Insight, Kamis (24/9/2026) berikut daftar pelabuhan tertua dan paling bersejarah di dunia yang masih aktif beroperasi hingga saat ini untuk melayani kargo, industri pelayaran, hingga kapal pesiar modern:
Advertisement
Dari Jejak Firaun Mesir Hingga Megapolitan Istanbul
1. Pelabuhan Byblos (Lebanon)
Pelabuhan Byblos diyakini sebagai salah satu yang tertua di dunia dan telah dihuni lebih dari 5.000 tahun lalu. Sekitar tahun 3000 SM, pelabuhan ini menjadi pusat pengiriman kayu utama di wilayah Laut Tengah bagian timur. Bangsa Fenisia menggunakannya untuk mengekspor kayu cedar dan anggur ke era Firaun Mesir Kuno. Kini, pelabuhan yang diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 1984 ini masih aktif menerima kapal pesiar, dikelilingi restoran seafood, serta bangunan berarsitektur abad pertengahan.
2. Grand Harbour / Pelabuhan Valletta (Malta)
Grand Harbour merupakan pelabuhan alami dengan jejak sejarah sejak zaman prasejarah. Temuan arkeologis menunjukkan keberadaan Kuil Kordin yang berasal dari tahun 3700 SM di sekitar pesisirnya. Saat ini, Grand Harbour tidak hanya menyediakan fasilitas perbaikan kapal, transshipment, dan pergudangan, tetapi juga melayani sekitar 420.000 penumpang kapal pesiar, 200.000 penumpang feri, dan 4.000 kapal per tahunnya.
3. Pelabuhan Alexandria (Mesir)
Didirikan di dekat permukiman Mesir Kuno dan berkembang pesat di bawah kepemimpinan Alexander Agung serta Dinasti Ptolemaik, Pelabuhan Alexandria telah menjadi pintu gerbang perdagangan internasional sejak fajar sejarah maritim. Sebagai pelabuhan terbesar di Mesir saat ini, Alexandria terus beroperasi melayani ribuan kapal kargo dan lebih dari satu juta penumpang setiap tahun.
4. Pelabuhan Istanbul (Turki)
Dikenal pada masa lampau sebagai Bizantium dan Konstantinopel, Pelabuhan Istanbul berada di lokasi yang sangat strategis di antara Laut Marmara, Laut Hitam, dan Selat Bosphorus. Selain kaya sejarah, pelabuhan ini tetap menjadi salah satu yang tersibuk di Turki. Berbekal 21 dermaga, pelabuhan ini menangani lebih dari 6 juta metrik ton kargo per tahun sekaligus menjadi destinasi utama terminal kapal pesiar.
5. Pelabuhan Piraeus (Yunani)
Berada di Teluk Saronik, Pelabuhan Piraeus telah berfungsi sebagai pelabuhan utama Kota Athena sejak zaman kuno. Kini, Piraeus berkembang menjadi pelabuhan terbesar di Yunani dan salah satu yang terbesar di Eropa. Fasilitasnya terbagi menjadi area penumpang, kargo komersial, dan zona perbaikan kapal dengan kapasitas penanganan mencapai belasan juta ton kargo per tahun.
Advertisement
Dari Benteng Raksasa Asia Hingga Pemecah Es Kutub
6. Pelabuhan Dubrovnik (Kroasia)
Sejarah Pelabuhan Dubrovnik berawal dari abad ke-7 saat masih bernama Ragusa. Di bawah perlindungan Kekaisaran Bizantium hingga abad ke-19, kota pelabuhan ini makmur melalui perdagangan maritim. Saat ini, Pelabuhan Pesiar Dubrovnik yang terletak di dekat Kota Tua (Old Town) tetap aktif menyambut jutaan wisatawan Laut Tengah.
7. Pelabuhan Tianjin (China)
Terletak sekitar 160 km dari Beijing, Pelabuhan Tianjin adalah pelabuhan buatan terbesar di China. Sejarahnya ditarik dari era Dinasti Han (206 SM–220 M) dan berkembang pesat pada era Dinasti Tang (618–907 M) sebelum dibuka untuk perdagangan luar negeri pada 1860. Kini, Tianjin menjadi fasilitas raksasa modern yang menghubungkan lebih dari 400 pelabuhan di 180 negara dan menangani puluhan juta ton kargo per tahun.
8. Pelabuhan Venesia (Italia)
Venesia telah menjadi pusat perdagangan maritim penting sejak era Kekaisaran Romawi hingga puncak kejayaannya di Abad Pertengahan. Sebagai salah satu pelabuhan bersejarah paling terkenal di Laut Adriatik, Pelabuhan Venesia kini membentang seluas lebih dari 20 juta meter persegi dengan 27 terminal kargo dan dermaga modern yang melayani superyacht serta kapal komersial.
9. Pelabuhan Gothenburg (Swedia)
Berawal dari pembangunan kanal pada awal 1600-an, Pelabuhan Gothenburg melesat setelah berdirinya Swedish East India Company. Saat ini, Gothenburg merupakan fasilitas pelabuhan terbesar di kawasan Nordik yang beroperasi sepanjang tahun. Pelabuhan ini menangani sekitar 41,3 juta ton kargo per tahun sebagai pusat distribusi utama minyak, kontainer, dan moda transportasi penumpang.
10. Pelabuhan St. Petersburg (Rusia)
Didirikan oleh Kaisar Peter yang Agung pada 1703 di delta Sungai Neva, St. Petersburg berkembang cepat dari benteng militer menjadi pelabuhan maritim utama Rusia. Meski berada di perairan dingin, pelabuhan ini beroperasi sepanjang tahun dengan bantuan kapal pemecah es (icebreaker). Berbekal 200 dermaga, pelabuhan ini menangani puluhan juta ton kargo seperti logam, minyak, batu bara, dan kontainer.
Keberadaan pelabuhan-pelabuhan tertua di dunia ini membuktikan bahwa infrastruktur maritim yang dirancang dengan matang mampu bertahan melewati lintasan zaman. Dari Byblos yang mengekspor kayu cedar ke era Firaun, hingga Tianjin dan Piraeus yang menggerakkan kontainer raksasa di era globalisasi, pelabuhan-pelabuhan ini berhasil memadukan warisan masa lalu dengan kebutuhan logistik modern.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348780/original/066704200_1789457937-cek_fakta_-_pekerja_migran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337193/original/082818200_1788236451-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-01T111508.347.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339837/original/071003300_1788430175-alat_pertanian_-cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5017021/original/098300300_1732248955-cek_fakta_ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5258289/original/098756000_1750351565-IMG_5305.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4741274/original/088178900_1707738159-WhatsApp_Image_2024-02-12_at_15.41.01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329291/original/023090900_1787236006-Orang_terkaya_Hong_Kong_Li_Ka-shing-20_agustus_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3131472/original/041902000_1589786155-20200518-Pelabuhan-Merak-Hanya-untuk-Angkutan-Logistik-ANGGA-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324888/original/030124600_1786776768-nt1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324858/original/079673700_1786774430-WhatsApp_Image_2026-08-15_at_11.55.55__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8630198/original/059442900_1782628026-WhatsApp_Image_2026-06-28_at_12.58.05.jpeg)