Liputan6.com, Jakarta - Pengusaha muda memandang pergantian Menteri Keuangan tidak meninggalkan transisi yang sulit. Mengingat Suahasil Nazara bukan merupakan orang baru di Kementerian Keuangan.
Sekretaris Jenderal Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Anthony Leong mengatakan, Hipmi menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto yang melantik Suahasil Nazara menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan.
Ia menilai Suahasil sudah sangat memahami lingkup fiskal tersebut.
Advertisement
"Kami melihat pergantian ini tidak perlu dipandang sebagai perubahan arah kebijakan fiskal secara drastis. Pak Suahasil bukan orang baru di Kementerian Keuangan. Beliau sudah lama berada di dalam pemerintahan dan memahami betul kebijakan fiskal serta APBN," kata Anthony saat dihubungi Liputan6.com, Selasa (15/9/2026).
Menurutnya, bagi dunia usaha, hal terpenting saat ini adalah transisi yang cepat dan kepastian kebijakan yang tetap terjaga. Pasalnya, pengusaha mengambil keputusan investasi berdasarkan proyeksi jangka panjang.
"Karena itu, konsistensi dan komunikasi kebijakan sangat penting agar pelaku usaha tetap percaya diri melakukan ekspansi," ujarnya.
Anthony memandang Suahasil Nazara bukanlah sosok asing bagi pengusaha. Pengalamannya sebagai ekonom dan teknokrat dipandang menjadi modal baik untuk memahami kebijakan fiskal.
Pengalaman Suahasil menjadi Wakil Menteri Keuangan sejak 2019 juga dipandang sebagai hal yang tak kalah penting, mengingat adanya corak kepemimpinan yang berbeda dari Sri Mulyani Indrawati dan Purbaya Yudhi Sadewa saat menjabat Menteri Keuangan.
"Kami berharap pengalaman tersebut membuat beliau bisa langsung bekerja tanpa membutuhkan waktu adaptasi yang panjang," ucapnya.
"HIPMI juga mengapresiasi komitmen awal beliau untuk menjaga kredibilitas APBN dan defisit tetap di bawah batas 3 persen PDB. Disiplin fiskal penting karena berkaitan langsung dengan kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia," imbuh Anthony.
Komitmen Suahasil Nazara Sebagai Menkeu
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/9348144/original/053834700_1789384005-_82A7036.jpg)
Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menegaskan komitmennya untuk menjaga keuangan negara setelah resmi dipercaya memimpin Kementerian Keuangan.
Suahasil mengatakan Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan agar dirinya melanjutkan tugas sebagai Menteri Keuangan hingga akhir masa Kabinet Merah Putih 2024–2029.
Dalam menjalankan amanah tersebut, Suahasil menempatkan pengelolaan keuangan negara sebagai salah satu fokus utama. Ia memastikan APBN harus tetap memiliki peran dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga stabilitas perekonomian nasional.
“Dapat tugasnya adalah menjaga keuangan negara, memastikan keuangan negara kita akan terus menjadi APBN yang menumbuhkan, APBN yang menstabilkan ekonomi kita, [dan] bermanfaat paling maksimal untuk masyarakat Indonesia secara keseluruhan,” ujar dia dalam konferensi pers seusai pelantikan di Gedung Djuanda I, Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (14/9/2026).
Advertisement
Fungsi APBN
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/9348143/original/026185400_1789384005-SKW_0753.jpg)
Menurut Suahasil, APBN tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pengelolaan penerimaan dan belanja negara. Anggaran negara juga memiliki peran dalam menggerakkan berbagai aktivitas ekonomi yang berdampak langsung maupun tidak langsung kepada masyarakat.
Karena itu, pengelolaan APBN akan diarahkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat Indonesia.
Suahasil menjelaskan, manfaat APBN bagi perekonomian tercermin melalui berbagai aktivitas ekonomi. Beberapa di antaranya adalah konsumsi masyarakat, investasi, pengeluaran pemerintah, hingga kegiatan ekspor.
Dengan pengelolaan keuangan negara yang baik, APBN diharapkan tidak hanya mendukung program pemerintah, tetapi juga terus memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Kembalikan Kredibilitas Kemenkeu
Untuk menjalankan tugas tersebut, Suahasil mengajak seluruh jajaran Kementerian Keuangan melanjutkan pekerjaan yang selama ini telah berjalan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap institusi yang dipimpinnya.
“Kita lanjutkan pekerjaan kita masing-masing dan kita buat Kementerian Keuangan yang kredibel, yang bisa dipercaya, yang membanggakan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tegas Menkeu.
Suahasil mulai memimpin Kementerian Keuangan pada Senin sore. Selanjutnya, ia akan melanjutkan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kementerian dalam mengelola keuangan negara.
Pengelolaan tersebut diarahkan untuk mendukung pertumbuhan dan stabilitas perekonomian sekaligus memastikan APBN memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Indonesia.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4274994/original/087837900_1672212290-Ma_ruf1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5489908/original/070071700_1769946135-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-01T182051.705.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5260255/original/062425500_1750565237-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323057/original/029470100_1786598614-cek_fakta_-_jusuf_kalla_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/9348141/original/054942700_1789384003-0L5A8200.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7898267/original/021588900_1780727716-images.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348142/original/016645500_1789384004-0L5A0036.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348141/original/054942700_1789384003-0L5A8200.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343928/original/029365100_1788925942-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_09.14.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348142/original/016645500_1789384004-0L5A0036.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348141/original/054942700_1789384003-0L5A8200.jpg)