Liputan6.com, Jakarta - Dolly Parton, legenda musik country Amerika Serikat, meninggal dunia pada 25 Agustus 2026 pada usia 80 tahun. Di balik ketenaran sebagai musisi dan aktris, Parton juga dikenal sebagai pebisnis ulung yang berhasil mengubah karier menjadi kerajaan bisnis senilai ratusan juta dolar AS.
Dilansir dari BBC, Kamis (27/8/2026), salah satu keputusan bisnis terbaik Parton justru lahir dari penolakan terhadap Elvis Presley.
Pada 1974, setelah menulis dan merekam lagu "I Will Always Love You", Parton ditanya apakah Presley boleh membawakan ulang lagu tersebut. Ia menolaknya setelah manajer Presley menuntut setengah dari hak cipta lagu tersebut.
Advertisement
"Tentu saja, saya menangis sepanjang malam karena hal itu," ujar dia dalam sebuah wawancara.
Namun, ia tidak menangis ketika lagu power-ballad yang dibawakan ulang oleh Whitney Houston itu menjadi hit pada 1992. Penjualan globalnya mencapai lebih dari 20 juta kopi, menghasilkan royalti lebih dari US$ 10 juta atau Rp 177,5 miliar (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah 17.750) bagi Parton, menurut Forbes.
Tak banyak diketahui, meski musik dan film yang membawanya pada ketenaran, semangat kewirausahaan Parton lah yang membawanya pada kekayaan.
Ikon musik country ini menandatangani berbagai kesepakatan, mendirikan perusahaan, dan berinvestasi pada berbagai ide yang membuat kekayaan bersih mencapai US$ 450 juta atau Rp 7,98 triliun ketika ia meninggal.
Belajar Bisnis dari Kemiskinan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5152958/original/080011200_1741313247-AP25062857106360.jpg)
Parton bukanlah orang kaya dari lahir. Ia tumbuh dalam kemiskinan, yang digambarkan dalam lagu hitnya “Coat of Many Colours” pada 1971 yang mengisahkan bagaimana ia biasa mengenakan pakaian dari kain perca yang dijahit dan dirajut oleh sang ibu.
Ia pernah mengatakan, ayahnya memberi pelajaran bisnis sejak awal karier.
"Ayahku bukan orang berpendidikan, ia tidak bisa membaca dan menulis, tetapi ayahku memiliki naluri bisnis yang hebat," ujar dia kepada BBC World Service pada 2017.
"Jadi, ketika terjun ke industri musik, saya memandangnya sebagai sebuah bisnis. Karena itu, sejak awal saya sudah mengelola lagu-lagu saya sendiri dengan perusahaan penerbitan lagu pribadi," ia menambahkan.
Selain perusahaan penerbitan lagu, Parton memiliki banyak ide bisnis lain yang membantunya membangun kekayaan.
Pada 1985, ia mendirikan perusahaan produksi film dan televisi bernama Sandollar Productions, yang turut memproduksi serial thriller kultus era 90-an, Buffy The Vampire Slayer.
Parton juga memiliki setengah saham Dollywood, taman hiburan di kaki Pegunungan Great Smoky, Tennessee, sejak 1986. Taman hiburan tersebut telah berganti kepemilikan berkali-kali sejak dibuka pada 1961. Keputusannya untuk berinvestasi secara eksponensial tentu meningkatkan jumlah pengunjung. Ia terus merevitalisasi taman hiburan tersebut.
Pada 2015, ia membuka DreamMore Resort, hotel bintang empat dan spa yang terletak tak jauh dari Dollywood. Saat ini, banyak anggota keluarga Parton yang bekerja di sana, dan tempat itu menjadi pemberi kerja terbesar di kabupatennya.
Advertisement
Diversifikasi sebagai Kunci Sukses Bisnis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3963421/original/061206300_1647338977-AP22067117335421.jpg)
Parton kemudian meluncurkan lini kosmetik Dolly Beauty pada 2025 dan membuka Dolly’s Tennessean Travel Stop pada Juni 2026. Toko tersebut menjual kopi bernama Cup of Ambition, sebagai penghormatan kepada single pemenang Grammy-nya, “9 to 5”.
Reporter Fox 5 Atlanta yang telah berkali-kali mewawancarai Parton, Paul Milliken, mengatakan diversifikasi adalah kunci kesuksesan bisnisnya.
"Parton terus menekankan hal itu kepada para musisi muda hingga kini," ujar dia kepada program Wake Up to Money dari BBC.
Parton mungkin termotivasi untuk terus menghasilkan uang hingga usia 80-an. Namun, ia mengatakan kepada BBC dalam wawancara 2017, ia tak pernah melupakan asal-usulnya.
"Dibesarkan dalam kemiskinan membuat saya tidak menganggap segala sesuatu sebagai hal yang biasa, dan tak peduli seberapa banyak uang yang saya hasilkan, saya akan selalu bersyukur lebih cepat dan lebih sering daripada menghitung uang saya," tutur dia.
"Bahkan sekarang, ketika masuk ke sebuah toko, sulit bagi saya untuk membayar sejumlah besar uang untuk satu barang. Saya berkata, ‘Ya Tuhan’, apa yang bisa ibu dan ayah lakukan dengan uang sebanyak itu!,"
Bagi Parton, kekayaan lebih dari sekadar sarana untuk mencapai tujuan. Kekayaan itu juga membuat dia dermawan.
Ia menyumbangkan jutaan dolar AS untuk mendanai program literasi anak, donasi korban kebakaran hutan, dan mendanai riset vaksin Covid-19. Pada 2022, ia dianugerahi Carnegie Medal of Philanthropy atas baktinya.
Dolly Parton: Teladan Finansial Perempuan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332448/original/054202400_1787697689-063_2538956FH005_rockassets_2_.jpg)
Saat membicarakan berbagai ide bisnis dan amal pada 2017, ia mengatakan kepada BBC, dirinya hanya berharap ketika berusia 30 tahun sehingga saya bisa memulai dari awal lagi dan menyelesaikan semua hal ini. Saya akan terus bekerja sampai saya jatuh dan mati.”
Popularitas Parton juga ditopang posisinya sebagai salah satu sosok langka yang mampu menyatukan pandangan publik Amerika yang terpolarisasi.
Parton dengan tegas menghindari politik demi menjaga citra mereknya yang dicintai publik; ia dua kali menolak Medali Kebebasan Presiden yang ditawarkan oleh Presiden AS Donald Trump dan Joe Biden.
Direktur Keuangan di platform dana pensiun PensionBee, Maike Currie, mengatakan kepada program Wake Up to Money BBCParton menjadi teladan bagi orang lain.
Gaya musik sesama mega bintang musik country, Taylor Swift, sering dibandingkan dengan Parton secara musikal, tetapi Currie mengatakanSwift mungkin juga terinspirasi secara bisnis dari Parton, dengan merekam ulang lagu-lagunya untuk merebut kembali kepemilikan master rekaman.
Currie menyebut Parton sebagai pengusaha brilian, investor ikonik, sekaligus teladan nyata kekuatan finansial perempuan mandiri.
Kesuksesan sang bintang sejalan dengan nasihat yang ia terima dari ayahnya, yang dibagikan kepada BBC dalam wawancara 2017.
"Ia berkata: ‘Jangan biarkan orang lain memanfaatkanmu. Tetap fokus pada bisnismu’," ujar dia.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334325/original/020353700_1787832097-cek_fakta_CPNS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334225/original/010172500_1787825621-demo_motor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333889/original/091356200_1787811731-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-27T131833.691.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334046/original/006423000_1787818653-cek_fakta_demo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3963433/original/076184300_1647339313-AP22067037742489.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4838233/original/057874200_1716263381-AP24141612292346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5045436/original/001319800_1733898756-1733893920669_tujuan-komunikasi-bisnis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3230253/original/096127800_1599442700-000_1G74D3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1494890/original/020723900_1486017642-20170202-Robot-di-Saitama-AFP1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2012968/original/076944900_1521515603-20180319-Cristiano-Ronaldo-Bersama-Kekasihnya-Hadiri-Quina-Awards-AP-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303986/original/055669400_1784703669-IMG-20260722-WA0144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331620/original/033846400_1787553521-g_2024_06_14_r_ruben_onsu-20240614-022-akrom.jpg23l.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537203/original/005935800_1774413966-AP25294696511877.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330328/original/035181300_1787370674-0L5A2335.jpg)