Kredit Bank Saqu Tumbuh jadi Rp 8,6 Triliun hingga Juni 2026

Bank Saqu memastikan menjaga kualitas aset di tengah agresif menyalurkan kredit

Diterbitkan 29 Juli 2026, 10:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bank Saqu mencatat pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 37,4% secara tahunan (yoy) menjadi Rp 8,6 triliun hingga Juni 2026. Kinerja tersebut ditopang oleh segmen bisnis dan digital, seiring meningkatnya kepercayaan lebih dari 3,8 juta nasabah yang memanfaatkan layanan perbankan digital milik Astra Financial dan WeLab tersebut.

Di sisi pendanaan, Bank Saqu menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp8,9 triliun pada semester I 2026. Perseroan menilai capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap solusi keuangan digital yang ditawarkan.

“Kami melihat pertumbuhan ini sebagai wujud kepercayaan masyarakat akan solusi keuangan yang praktis, relevan, dan mampu mendukung berbagai tujuan finansial, baik untuk kebutuhan pribadi maupun pengembangan usaha,” ujar Plt. Presiden Direktur Bank Saqu, Leka Madiadipoera di Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Menurut Leka, pertumbuhan kredit didorong oleh meningkatnya kebutuhan pembiayaan dari pelaku usaha dan masyarakat produktif. Meski agresif menyalurkan pembiayaan, Bank Saqu tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian untuk menjaga kualitas aset.

“Pertumbuhan kredit yang sehat didorong oleh meningkatnya kebutuhan pembiayaan dari pelaku usaha dan masyarakat produktif. Kami terus menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan nasabah, sekaligus menjaga kualitas pertumbuhan bisnis melalui penerapan prinsip kehati-hatian yang kuat,” katanya.

Selain memperkuat bisnis perbankan, Bank Saqu juga membangun ekosistem bagi pelaku usaha melalui Solopreneur Academy yang telah diikuti sekitar 1.000 peserta. Perseroan juga mengembangkan komunitas Sunrise Society yang telah menarik lebih dari 2.300 peserta sejak Juli 2025.

Jurus Bank Saqu Gaet Nasabah Lewat Komunitas

Sebelumnya, Bank Saqu kembali menghadirkan Sunrise Society Vol.4: The Circle, melalui konsep One Loop, Two Movements: Run & Ride. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 200 peserta yang terdiri dari komunitas lari, komunitas sepeda, nasabah, serta karyawan Bank Saqu.

Mengusung semangat New Year, New Habits, New Community, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Bank Saqu dalam membangun budaya Active Lifestyle sebagai fondasi kesehatan fisik dan finansial jangka panjang.

Sejak diperkenalkan pada Juli 2025, Bank Saqu Sunrise Society telah menjangkau sekitar 1.200 peserta dan menggandeng sekitar 56 komunitas aktif. Konsistensi membangun engagement berbasis komunitas ini selaras dengan strategi Bank Saqu yang menargetkan generasi produktif dan solopreneur sebagai motor pertumbuhan.

Sepanjang 2025, jumlah nasabah Bank Saqu lebih dari 3,2 juta, dengan sekitar 40% berasal dari solopreneur dan generasi produktif.

Menurut Willy Apriando, Head of Corporate Communication & Marketing Bank Saqu pendekatan Active Lifestyle bukan sekadar pillar, melainkan bagian dari strategi bisnis jangka panjang.

“Active Lifestyle merepresentasikan pola pikir yang sama dengan pengelolaan keuangan yang sehat, konsisten, disiplin, dan berorientasi jangka panjang. Melalui Bank Saqu Sunrise Society, kami membangun engagement berbasis nilai yang relevan dengan segmen nasabah produktif yang menjadi fokus pertumbuhan Bank Saqu,” ujarnya dikutuip Minggu (15/2/2026).

 

Pendekatan Berbasis Komunitas

Pendekatan berbasis komunitas menunjukkan relevansi yang kuat terhadap pertumbuhan nasabah Bank Saqu. Interaksi komunitas ini tidak hanya meningkatkan brand engagement, tetapi juga mendorong akuisisi dan aktivasi produk secara organik. Bank Saqu melihat bahwa keterlibatan berbasis gaya hidup (lifestyle) menciptakan hubungan yang lebih kuat dibandingkan pendekatan promosi konvensional.

Bank Saqu meyakini gaya hidup aktif dan kebiasaan finansial saling berkaitan. Disiplin dalam membangun rutinitas sehat memiliki prinsip yang sama dengan membangun ketahanan finansial, dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.

Jadi Platform Gaya Hidup

Ke depan, Bank Saqu akan terus mengembangkan Sunrise Society sebagai platform gaya hidup aktif yang mengajak masyarakat memulai hari dengan bergerak, membangun koneksi, dan menumbuhkan semangat hidup yang lebih produktif.

Inisiatif ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan berkelanjutan sekaligus memperkuat relevansi Bank di tengah generasi produktif yang mengedepankan keseimbangan hidup dan finansial.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6