Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp 76.300 per Kg

Cek harga pangan termasuk cabai rawit merah hingga beras pada Sabtu, (20/6/2026).

Diterbitkan 20 Juni 2026, 10:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Harga pangan seperti cabai rawit merah tembus Rp 76.300 per kilogram (kg). Sementara itu, harga telur ayam ras Rp 29.950 per kg pada Sabtu, (20/6/2026) pukul 09.30 WIB di Jakarta.

Demikian berdasarkan data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia dikutip dari Antara.

Harga pangan lainnya yakni harga cabai merah besar tembus Rp 57.700 per kg, cabai merah keriting Rp 55.500 per kg, dan cabai rawit hijau Rp 54.950 per kg.

Selain itu, harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional lainnya yaitu bawang merah Rp 53.650 per kg dan bawang putih Rp 41.100 per kg.

Sementara itu,  beras kualitas bawah I di harga Rp 14.650 per kg, beras kualitas bawah II Rp 14.600 per kg. Di sisi lain, beras kualitas medium I tembus Rp 16.300 per kg dan beras kualitas medium II mencapai Rp 16.100 per kg. Selanjutnya, beras kualitas super I di harga Rp 17.550 per kg, dan beras kualitas super II Rp 17.100 per kg.

Lalu daging ayam ras segar Rp 37.100 per kg, daging sapi kualitas I Rp 149.300 per kg, daging sapi kualitas II di harga Rp 140.500 per kg.

Harga komoditas lainnya gula pasir kualitas premium tercatat Rp 20.300 per kg, gula pasir lokal Rp 19.100 per kg.

Lalu minyak goreng curah di harga Rp 20.600 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp 24.200 per liter. Selanjutnya, minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp 23.350 per liter.

 

Bulog Usul Beraskita Buat Stabilisasi Harga Beras Premium

Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengusulkan, program Beraskita untuk stabilisasi beras premium. Program ini diharapkan mampu mengulang kesuksesan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Rizal mengaku telah mengusulkan program Beraskita Premium kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Tujuannya untuk stabilisasi harga beras premium di pasaran yang sedang mengalami kenaikan.

"Kami hanya mengusulkan malah untuk membuat Beraskita premium. Jadi beras premium lagi agak naik, supaya menstabilisasi beras premium, Beraskita premium harus ada," kata Rizal di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Dia mengatakan, kepastian pelaksanaan program itu masih menunggu persetujuan dari Menko Pangan. Rizal melihat stabilnya harga beras medium dengan hadirnya beras SPHP.

Adapun, Beraskita Premium akan dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp 14.900 per kilogram. Sementara, beras SPHP Bulog dijual dengan harga Rp 12.500 per kilogram untuk stabilisasi harga.

"Tadi saya memberikan saran di rapat dibuatkan program beras kita premium, seperti beras SPHP. SPHP yang sekarang beras medium tuh," ujar dia.

"Ini saya baru ngajukan saran, belum di-approve. Harapannya bisa di-approve sehingga untuk menstabilkan harga-harga semua. As soon as possible (bisa terlaksana), biar masyarakat biar tenang," Rizal menambahkan.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6