Sukses

Medco Kembalikan Blok Sembakung ke Pertamina EP

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) melalui anak usahanya PT Medco E&P Sembakung menyerahkan pengelolaan Lapangan Sembakung di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, kepada PT Pertamina EP pada Sabtu (21/12/2013). Penyerahan ini berdasarkan masa Technical Assistance Contract (TAC) yang telah selesai.

"Selama dikelola Medco E&P Sembakung sejak Oktober 2005 berbagai kemajuan telah berhasil dicapai baik di bidang operasi, produksi hingga pengelolaan lingkungan hidup,"  ungkap Senior Manager of Relations PT Medco E&P Indonesia, Teguh Imanto dalam keterangan tertulisnya.

Lapangan Sembakung di temukan dan mulai di produksi oleh Arco di 1970-an. Menahan laju penurunan produksi lapangan yang sudah tua membutuhkan upaya khusus dan aplikasi teknolologi yang tepat. Selama menjadi operator, Medco E&P Sembakung telah berhasil menahan bahkan menaikan produksi sampai mencapai puncak 3.000 barel per hari (bph) di 2011.

"Hal ini dicapai dengan membuka zona zona baru, mengoptimumkan fasilitas yang ada, dan menerapkan pengalaman operasi “mature field” di wilayah operasi Medco yang lain," terang dia.

Teguh menyebutkan, salah satu inovasi adalah mengganti landasan kayu di atas rawa menjadi jaringan jalan permanen dengan pengerasan koral sehingga memudahkan transportasi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Di penghujung masa kontrak TAC, Medco E&P Sembakung berhasil mengalirkan gas bagi kebutuhan listrik masyarakat perbatasan di Kabupaten Nunukan dan Sebatik melalui pembangkit listrik dengan kapasitas 8 megawatt (MW) milik PT PLN (Persero).

Sejarah Blok Sembakung

Lapangan Sembakung ditemukan oleh Arco pada tahun 1975, dan diproduksikan pertama kali pada 1977. Selanjutnya lapangan ini dikelola oleh Pertamina dan dikontrakkan kepada PT. Genindo Citra Perkasa dalam bentuk TAC mulai 22 Desember 1993 untuk jangka waktu 20 tahun. Pada Oktober 2005, PT Medco E&P Sembakung menjadi operator TAC sampai sekarang.

Kontrak TAC yang berjangka waktu 20 tahun ini berakhir 22 Desember 2013. Medco E&P Sembakung telah menyerahkannya kembali kepada Pertamina. (Ndw)

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS