Harga Emas Perhiasan Hari Ini 23 Juni 2026

Simak daftar harga emas perhiasan terbaru pada 23 Juni 2026 dari Raja Emas dan Laku Emas, lengkap dengan faktor yang memengaruhi fluktuasinya.

Diterbitkan 23 Juni 2026, 08:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Calon pembeli dan penjual emas perhiasan kini memiliki panduan harga terbaru untuk transaksi pada Selasa (23/6/2026). Data harga yang dirilis oleh dua toko emas terkemuka di Indonesia, Raja Emas dan Laku Emas, dapat menjadi patokan penting sebelum melakukan kegiatan jual beli.

Informasi ini mencakup berbagai kadar emas, mulai dari K5 hingga K24.

Raja Emas Indonesia menyediakan daftar harga beli emas perhiasan dengan beragam kadar, memberikan gambaran bagi masyarakat yang ingin menjual koleksi perhiasannya. Sementara itu, Laku Emas merilis harga jual emas fisik, yang relevan bagi mereka yang berencana untuk membeli emas perhiasan. Harga-harga ini terpantau stabil pada pagi hari tanggal tersebut.

Fluktuasi harga emas perhiasan merupakan hal yang dinamis, dipengaruhi oleh berbagai kondisi pasar global maupun domestik. Oleh karena itu, pemahaman terhadap daftar harga ini, serta faktor-faktor di baliknya, sangat krusial untuk membuat keputusan transaksi yang cerdas dan terinformasi.

Pergerakan Harga Beli Emas Perhiasan di Raja Emas

Pada Selasa, 23 Juni 2026, Raja Emas Indonesia menetapkan harga beli emas perhiasan berdasarkan kadar karatnya. Emas dengan kadar K24* memiliki harga beli tertinggi, yaitu Rp 2.330.000 per gram. Untuk emas K24 dengan kemurnian 99,5%, harga beli berada di angka Rp 2.280.000 per gram.

Harga beli emas K23 tercatat sebesar Rp 2.030.000 per gram, sedangkan K22 dihargai Rp 1.911.000 per gram. Emas K21 memiliki harga beli Rp 1.825.000 per gram, dan K20 seharga Rp 1.738.000 per gram.

Kadar emas yang lebih rendah juga memiliki harga yang bervariasi. Emas K19 dibeli seharga Rp 1.650.000 per gram, K18 seharga Rp 1.565.000 per gram, dan K17 seharga Rp 1.478.000 per gram. Sementara itu, emas K16 dihargai Rp 1.390.000 per gram, K15 seharga Rp 1.304.000 per gram, dan K14 sebesar Rp 1.217.000 per gram.

Untuk kadar yang lebih rendah lagi, emas K13 memiliki harga beli Rp 1.130.000 per gram, K12 seharga Rp 1.044.000 per gram, dan K11 senilai Rp 956.000 per gram. Emas K10 dibeli dengan harga Rp 869.000 per gram, K9 seharga Rp 783.000 per gram, dan K8 sebesar Rp 696.000 per gram.

Harga beli terendah tercatat untuk emas K5, yaitu Rp 435.000 per gram, dengan K7 seharga Rp 608.000 per gram dan K6 seharga Rp 523.000 per gram.

Daftar Harga Jual Emas Fisik di Laku Emas

Di sisi lain, Laku Emas pada tanggal yang sama menawarkan harga jual emas fisik dengan berbagai kadar. Emas 24K (99%) dijual seharga Rp 2.294.000 per gram. Untuk emas 23K, harga jualnya adalah Rp 1.984.000 per gram, sedangkan emas 22K dipatok Rp 1.899.000 per gram.

Emas 21K memiliki harga jual Rp 1.815.000 per gram, diikuti oleh emas 20K seharga Rp 1.727.000 per gram. Bagi emas 19K, harga jualnya mencapai Rp 1.639.000 per gram, dan emas 18K seharga Rp 1.551.000 per gram.

Harga jual untuk kadar di bawahnya meliputi emas 17K seharga Rp 1.464.000 per gram, emas 16K seharga Rp 1.376.000 per gram, dan emas 15K seharga Rp 1.290.000 per gram. Emas 14K dijual seharga Rp 1.203.000 per gram, dan emas 13K seharga Rp 1.117.000 per gram.

Kadar emas yang lebih rendah juga tersedia, dengan emas 12K seharga Rp 1.029.000 per gram, emas 11K seharga Rp 941.000 per gram, dan emas 10K seharga Rp 855.000 per gram. Emas 9K memiliki harga jual terendah dalam daftar ini, yaitu Rp 767.000 per gram. Perlu dicatat bahwa harga-harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu.

Faktor Penentu dan Fleksibilitas Investasi Emas

Harga emas perhiasan tidak bersifat statis, melainkan sangat dinamis dan dipengaruhi oleh berbagai faktor kompleks. Fluktuasi harga emas dunia menjadi salah satu penentu utama, bersama dengan nilai tukar mata uang, permintaan dari industri perhiasan, serta biaya produksi. Selain itu, kebijakan bank sentral terkait cadangan emas juga turut berperan dalam membentuk pergerakan harga.

Meskipun emas perhiasan sering dianggap sebagai aksesoris, ia juga berfungsi sebagai instrumen investasi yang fleksibel karena kemudahannya untuk diperjualbelikan. Namun, penting untuk memahami bahwa terdapat perbedaan antara harga beli dan harga jual kembali (buyback) emas. Harga beli umumnya lebih rendah dibandingkan harga jual, dan selisih ini merupakan bagian dari biaya operasional yang ditanggung oleh toko emas.

Oleh karena itu, bagi konsumen, memantau informasi harga secara berkala dari sumber terpercaya seperti Raja Emas Indonesia dan Laku Emas adalah langkah penting untuk membuat keputusan yang lebih cerdas dan terinformasi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6