Liputan6.com, Jakarta - Minyak baru yang ditemukan oleh PT Pertamina EP (PEP) Adera Field, yaitu sumur ABB-143 (U1), dengan potensinya mencapai 3.442 barel minyak berbeda dengan sunur SAC-100 yang berlokasi di Indramayu, Jawa Barat, yang telah memasuki fase drill stem teset (DST).
"Sumur ABB-143 (U1) diharapkan memberi tambahan produksi harian sekitar 458 barel minyak per hari pada operasi tertentu, dengan estimasi total potensi perolehan minyak (Estimated Ultimate Recovery/EUR) sekitar 750 ribu barel minyak berdasarkan perbandingan dengan sumur referensi," ujar General Manager Pertamina EP Zona 4 Djudjuwanto, dikutip dari Antara, Kamis (8/1/2026).
Referensi sumur tersebut adalah sumur yang lebih dulu berproduksi di area dan juga lapisan batuan yang sama. Sumur ini menjadi salah satu acuan untuk memperkirakan potensi prodkusi minyak dari sebuah sumur yang baru ditemukan.
Advertisement
Angka produksi yang diperoleh berdasarkan pengujiannya mencapai dua jam pada tanggal 30 Desember 2025 lalu, pukul 14.30-16.30 WIB. Pengujian tersebut berdurasi hingga dua jam untuk mempresentasikan kondisi aliran yang stabil.
Proses komplesi sumur tersebut dilakukan untuk memproleh data properti reservior yang konklusif, serta dilakukan juga uji utama (main test) yang hasilnya menunjukkan keberadaan aliran minyaknya.
Data hasil pengujian menjadi sebuah dasar pengelolaan reservior yang baik (goodreservior managemen) guna menjaga keberlanjutan (sustainability) produksi sampai memperoleh minyak (recovery) secara optimal.
Integrasi Data jadi Kunci Keberhasilan Pengeboran
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5203396/original/065528200_1745936886-WhatsApp_Image_2025-04-29_at_3.59.17_PM__1_.jpeg)
Djudjuwanto menjelaskan bahwa keberhasilan penemuan sumber cadangan minyak baru ini tidak lepas dari penerapan teknologi mutakhir, yaitu hasil integrasi data seismik 3D Abab yang telah diakuisisi sejak tahun 2023 lalu.Â
Langkah strategis ini merupakan buah dari kolaborasi intensif dan studi mendalam yang dilakukan oleh tim Geologi, Geofisika, Reservoir, dan Produksi (GGRP) PEP Adera Field.
Sinergi lintas disiplin ilmu ini memungkinkan pemetaan struktur bawah tanah menjadi lebih presisi dibandingkan metode konvensional sebelumnya.
Pemanfaatan teknologi ini memberikan gambaran detail mengenai kompleksitas geologi, sehingga risiko ketidakpastian operasional dapat ditekan secara signifikan.
Melalui analisis data seismik yang lebih detail dan komprehensif tersebut, tim teknis dapat memetakan arah, geometri, serta sebaran lapisan reservoir dengan tingkat akurasi yang tinggi.Â
Hal ini menjadi faktor krusial dalam menentukan titik pengeboran yang paling optimal guna memastikan efisiensi biaya dan waktu.
Lebih jauh, Djudjuwanto menyampaikan penemuan sumur baru tersebut menjadi sebuah suntikan semangat bagi PEP Adera Field dalam meningkatkan produksi migas di tahun 2026.Â
Penemuan tersebut juga mendorong perwujudan target lifting 1 juta barel per hari yang ditetapkan pemerintah. Kontribusi nyata ini diharapkan dapat menjaga keberlanjutan pasokan energi domestik di tengah tantangan penurunan produksi alamiah.
"Inovasi teknologi dan penerapan pendekatan-pendekatan baru mendorong kinerja PEP dalam mewujudkan ketahanan energi nasional," ucap Djudjuwanto menutup penjelasannya.
Advertisement
Agresivitas Pengeboran di Rokan Perkuat Capaian Nasional
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5012942/original/057951300_1732071882-WhatsApp_Image_2024-11-20_at_06.11.27.jpeg)
Sejalan dengan keberhasilan eksplorasi berbasis teknologi di PEP Adera Field, upaya peningkatan produksi juga ditunjukkan secara agresif oleh Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Wilayah Kerja (WK) Rokan.Â
Jika PEP mengandalkan ketajaman teknologi seismik 3D untuk menemukan cadangan baru, PHR menempuh strategi pengeboran masif untuk menggenjot lifting.
Terbukti, PHR berhasil mengalirkan tambahan produksi minyak sebesar 3.400 barel per hari (BOPD) yang bersumber dari penyelesaian 70 sumur baru.
Capaian ini menegaskan bahwa strategi eksploitasi di lapangan existing sama krusialnya dengan kegiatan eksplorasi dalam ekosistem hulu migas.
Keberhasilan PHR dalam mengeksekusi puluhan sumur pengembangan ini menjadi bukti keandalan operasional dan manajemen proyek yang presisi di blok migas terbesar tanah air tersebut.Â
Tambahan 3.400 BOPD dari Rokan ini sangat signifikan untuk menopang beban produksi nasional, melengkapi potensi 3.442 BOPD yang baru ditemukan oleh PEP.Â
Sinergi antara temuan cadangan baru (eksplorasi) dan optimalisasi sumur pengembangan (eksploitasi) ini menciptakan momentum ganda yang kuat bagi Pertamina dalam menjaga stabilitas pasokan energi domestik.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4028918/original/055545700_1653067389-Infografis_SQ_Keran_Ekspor_Minyak_Goreng_Kembali_Dibuka.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305798/original/030195100_1784803071-sri_mulyani_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294353/original/011938600_1783830677-cek_fakta_-_bansos_pkh_juli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305541/original/012313500_1784796799-Screenshot_2026-07-23_151441.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5459802/original/087484600_1767174474-Prabumulih_Field_2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5500076/original/089496500_1770810668-WhatsApp_Image_2026-02-11_at_10.27.51_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495582/original/059175000_1770377414-WhatsApp_Image_2026-02-06_at_4.04.52_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5492767/original/077604500_1770184483-PT_Pertamina_EP__PEP__Prabumulih_Field__Sumatera_Selatan.jpg)