Liputan6.com, Jakarta - IPA Convention and Exhibition 2026 yang diselenggarakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City mencatatkan sejumlah capaian.
Selama penyelenggaraan acara, terdapat delapan penandatanganan Kontrak Bagi Hasil (Production Sharing Contract/PSC), 16 perjanjian komersial dengan potensi nilai lebih dari USD 30 miliar, serta lima kesepakatan pengembangan Carbon Capture Storage dan Carbon Capture Utilization and Storage (CCS/CCUS).
Advertisement
Selain itu, terdapat pula tiga kerja sama government-to-government (G2G) yang semakin memperkuat kolaborasi internasional di sektor energi.
"Salah satu pencapaian penting dalam penyelenggaraan tahun ini adalah terciptanya berbagai peluang kerja sama strategis dan investasi lintas sektor energi yang diharapkan dapat mendukung pertumbuhan industri energi nasional ke depan," kata Presiden IPA, Kathy Wu, Selasa (26/6/2026).
Salah satu sorotan utama dalam IPA Convex 2026 tahun ini adalah pemerintah mengumumkan rencana penawaran 118 blok migas baru kepada investor, termasuk sejumlah blok yang telah diumumkan untuk tender pada pekan ini.
“Kami sangat antusias atas pengumuman Bapak Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengenai penawaran 118 blok baru kepada investor, termasuk blok-blok yang diumumkan untuk tender oleh Bapak Laode Sulaeman selaku Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM pada pekan ini,” lanjutnya.
Dari sisi penyelenggaraan, IPA Convex 2026 mencatat pertumbuhan positif dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah exhibitor meningkat dari 216 perusahaan pada 2025 menjadi 233 perusahaan pada 2026. Jumlah delegasi juga naik dari 3.005 menjadi 3.326 peserta, sementara jumlah negara delegasi bertambah dari 15 negara menjadi 20 negara. Hal ini menunjukkan meningkatnya minat dan partisipasi internasional terhadap industri hulu migas Indonesia.
Antusiasme pengunjung turut mengalami peningkatan signifikan dengan total 37.323 pengunjung, naik dibandingkan 32.016 pengunjung pada tahun sebelumnya. Partisipasi mahasiswa juga meningkat dari 1.786 menjadi 2.550 peserta, menunjukkan semakin besarnya ketertarikan generasi muda terhadap industri energi nasional.
Bahlil Buka Tender 98 Blok Migas Baru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539695/original/018653600_1774612310-IMG_2843__1_.jpeg)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengumumkan tender 98 wilayah kerja (WK) atau blok migas (minyak dan gas bumi) baru. Demi mengejar target lifting minyak 1 juta barel pada 2029.
Hal tersebut disampaikan dalam rangkaian acara IPA Convex 2026 yang digelar di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (20/5/2026).
Bahlil mengatakan, pihaknya sebenarnya total menyiapkan 118 blok migas baru, namun 20 di antaranya telah selesai diproses.
"Kita akan membuka tender ada sekitar 118 blok baru untuk yang mau melakukan eksplorasi. Dan dari 118 blok baru itu sudah sekitar 20 sudah selesai," kata Bahlil.
Ia lantas mengajak para kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) untuk mengkaji bersama ataupun langsung mengikuti proses lelang.
"Silakan yang mau melakukan joint study, silakan. Atau tidak ada juga yang mau melakukan, silakan. Ini sayabuka secara umum, siapa saja boleh, tidak perlu nego-nego di belakang meja," ujar Bahlil.
Adapun dalam IPA Convex 2026, Kementerian ESDM turut menyiapkan 13 WK migas yang terbagi menjadi dua, yakni penawaran langsung dan lelang reguler. Blok-blok migas itu juga mayoritas berada di wilayah timur Indonesia seperti Sulawesi, Kalimantan, Papua hingga Sumatra.
Untuk penawaran langsung mencakup WK Natuna D-Alpha yang berlokasi di Lepas Pantai (Offshore) Natuna dengan luas area 10.211,85 km persegi. Adapun estimasi sumber daya sebesar 2.865 MMBO.
Lalu, WK Sapukala yang berlokasi di Lepas Pantai (Offshore) Selat Makassar dengan luas area 8.474,5 km persegi. Estimasi sumber daya blok ini mencapai 2.309 BSCF.
Advertisement
Lelang Skema Reguler
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4125762/original/082751000_1660639766-10-negara-beri-subsidi-bbm-terbesar-di-dunia-benarkah-indonesia-masuk.jpg)
Sedangkan 11 blok sisanya dilelang dengan skema reguler. Pertama, WK Rupat yang berlokasi di Offshore & Onshore Riau dan Offshore Sumatra Utara dengan luas 7.843,66 km persegi. Adapun estimasi sumber daya mencapai 1.110 MMBO.
Kedua, WK Puri yang berlokasi di Onshore Provinsi Riau dengan luas 4.190,32 km persegi. Estimasi sumber daya mencapai 1.110 MMBO.
Ketiga, WK Pesut Mahakam di Onshore Kalimantan Timur seluas 1.530,15 km persegi. Estimasi sumber daya dari blok ini mencapai 1.336 MMBO.
Keempat, WK Bengara II di Onshore & Offshore Kalimantan Utara seluas 3.289,67 km persegi. Adapun estimasi sumber daya blok tersebut mencapai 1.057 MMBO.
Kelima, WK Maratua II yang berlokasi di Onshore & Offshore Kalimantan Utara seluas 4.350,36 km persegi. Estimasi sumber daya blok ini mencapai 3.279 MMBO.
Keenam, WK Namori di Offshore Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan luas 9.769,82 km persegi. Estimasi sumber daya raksasa mencapai 17.475 MMBO atau 38,5 TCF gas.
Ketujuh, WK South Tanimbar di Offshore Laut Arafura dengan luas 8.492,49 km persegi. Estimasi sumber daya mencapai 5,6 TCF gas.
Kedelapan, WK Cerera di Offshore Papua dengan luas 7.171,22 km persegi. Adapun estimasi sumber daya blok ini mencapai 1.487 MMBO dan 1,3 TCF gas.
Kesembilan, WK Areca Bruni di Offshore & Onshore Papua Barat Daya dengan luas area 8.480,52 km persegi. Estimasi sumber daya mencapai 2.985 MMBOE.
Kesepuluh, WK Rombebai yang berlokasi di Offshore & Onshore Papua dengan luas 7.367,48 km persegi. Estimasi sumber daya pada blok ini mencapai 14,75 TCF gas.
Kesebelas, WK Jayapura yang berlokasi di Offshore & Onshore Papua dengan luas 7.299,41 km persegi. Estimasi sumber daya blok ini mencapai 19,4 TCF gas.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296249/original/006576900_1784009127-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T124739.847.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5253327/original/062598000_1750044459-cek_fakta_dubes_jepang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325714/original/050754000_1786927542-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-17T074440.081.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7024928/original/091931600_1779799327-CHP00053.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185637/original/024575800_1744455939-250410_OPINI_PRI_AGUNG_RAKHMANTO_200x-100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1605838/original/010061000_1495793906-20170526-Ekspor-Impor-AY3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4902346/original/059937200_1721997344-20240726-Neraca_Perdangangan_RI-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312562/original/004384600_1785509375-IMG-20260731-WA0094.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3952406/original/056196200_1646385041-FOTO.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310570/original/057325500_1785322669-WhatsApp_Image_2026-07-29_at_14.15.22__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309144/original/037617800_1785219201-WhatsApp_Image_2026-07-28_at_7.44.12_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4613910/original/000307600_1697534591-5775fab3-0bef-48e1-88af-9493e8b79317.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307089/original/032587500_1784955144-arsip-berita-north-hub-bidik-produksi-1000-mmscfd-gas-buka-lebih-dari-8000-lapangan-kerja-h0qdxm2.jpeg)