Harga BBM di India Kembali Naik Gara-Gara Perang Iran

Kenaikan harga bensin dan solar di India sudah terjadi empat kali dalam waktu dua minggu.

Diterbitkan 25 Mei 2026, 17:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - The Oil Marketing Companies (OMCs) atau perusahaan pemasaran minyak di India menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) yakni bensin sebesar 2,61 rupee India (Rp 486, asumsi rupee terhadap rupiah 186,1) per liter dan solar sebesar 2,71 rupee atau Rp 504 per liter pada Senin, (25/5/2026). Kenaikan harga BBM ini menandai kenaikan dalam empat kali dalam kurun waktu dua minggu.

Mengutip Indiatimes.com, harga bensin naik 2,61 Rupee per liter menjadi 102,12 rupee (Rp 19.006) per liter di New Delhi dari 99,51 Rupee (Rp 18.521). Sementara itu, harga solar dinaikkan 2,71 rupee menjadi 95,20 rupee (Rp 18.463) per liter dari 92,49 rupee atau Rp 17.214 per liter.

Adapun kenaikan kumulatif harga bensin dan solar solar hampir mencapai 7,5 rupee atau Rp 1.396  per liter sejak perubahan harga bahan bakar pada 15 Mei 2026.

Harga bensin dan solar ini naik di tengah tingginya harga minyak mentah global dan melemahnya rupee. Hal itu meningkatkan tekanan pada biaya impor perusahaan pemasaran minyak.

Sebelumnya pada Minggu, para eksekutif senior dari perusahaan minyak milik negara yakni ONGC dan Bharat Petroleum Corporation Limited (Ltd) mengatakan kenaikan harga bensin dan solar baru-baru ini mencerminkan dampak ketegangan geopolitik yang berkepanjangan di Asia Barat. Selain itu, kenaikan harga minyak mentah global dan tekanan yang meningkat pada perusahaan pemasaran minyak karena kerugian akibat kurangnya pemulihan keuntungan.

Blokade dan gangguan di Selat Hormuz selama berbulan-bulan telah menyebabkan tekanan tinggi pada pengiriman energi di seluruh dunia, yang menyebabkan efek berantai pada perekonomian yang bergantung pada Timur Tengah untuk pasokan minyak dan gas.

 

Harga Minyak Fluktuatif

Berbicara tentang dampak konflik Asia Barat, Direktur ONGC Sushma Rawat mencatat harga minyak mentah tetap sangat fluktuatif di tengah ketidakpastian atas konflik di Timur Tengah. "Setiap kali ada deklarasi bahwa ada kesepakatan damai, harga minyak mentah mulai turun."

"Dan ketika Anda menyadari bahwa tidak ada solusi, harga naik lagi," kata Rawat kepada ANI.

Ia menambahkan, India sejauh ini telah melindungi konsumen dari dampak penuh lonjakan harga energi global. “Pemerintah telah memberikan keringanan kepada masyarakat selama 76 hari, di mana harga tidak naik. Harga naik karena perusahaan minyak mengalami kerugian hampir 1.000 rupee per hari,” ujar dia.

Harga Minyak Dunia Turun

Sebelumnya, harga minyak turun lebih dari 4% pada Minggu, 24 Mei 2026 waktu setempat. Koreksi harga minyak terjadi setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengindikasikan pembicaraan dengan Iran untuk kembali membuka Selat Hormuz sedang berjalan maju, meskipun mengatakan AS tidak akan terburu-buru mencapai kesepakatan.

Mengutip Yahoo Finance, Senin, (25/5/2026), harga minyak West Texas Intermediate (WTI) berjangka turun sekitar 5% menjadi USD 91,65 per barel pada pukul 19.13 waktu ET. Harga minyak Brent berjangka susut sekitar 5% menjadi USD 98,30 per barel.

“Negosiasi berjalan dengan tertib dan konstruktif, dan saya telah memberi tahu perwakilan saya untuk tidak terburu-buru mencapai kesepakatan karena waktu masih berpihak kepada kita,” kata Trump pada Minggu dalam sebuah unggahan di media sosial.

Trump mengatakan, pada Sabtu kesepakatan dengan Iran untuk membuka Hormuz, di antara isu-isu lainnya, sebagian besar telah dinegosiasikan dan akan segera diumumkan. Trump sebelumnya telah mengisyaratkan bahwa konflik dengan Iran berada di ambang penyelesaian, namun ketegangan malah meningkat dan harga minyak kembali melonjak.

Harga Minyak Telah Naik 30%

Harga minyak mentah AS turun lebih dari 8% pekan lalu dan Brent anjlok lebih dari 5%, setelah Trump membatalkan serangan udara yang akan segera dilakukan terhadap Iran untuk memberi waktu lebih banyak bagi negosiasi. Harga telah melonjak lebih dari 30% sejak AS dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari.

Iran telah memberlakukan blokade de facto terhadap pengiriman melalui Hormuz sejak awal Maret, yang mengharuskan kapal untuk mendapatkan izinnya untuk lewat atau berisiko diserang. Blokade tersebut diberlakukan setelah serangan udara AS dan Israel menewaskan kepala negara Republik Islam Ayatollah Ali Khamenei dan para pemimpin tinggi lainnya.

Hormuz adalah salah satu titik penting bagi pasar minyak di dunia, dengan sekitar 20% pasokan global melewati jalur laut tersebut sebelum perang. Blokade Iran telah secara dramatis mengurangi ekspor minyak dari Timur Tengah sebagai konsekuensinya, memicu gangguan pasokan terbesar dalam sejarah.

AS telah memberlakukan blokade terhadap pelabuhan dan kapal Iran sebagai tanggapan. Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa blokade AS akan tetap berlaku sepenuhnya hingga kesepakatan tercapai, disahkan, dan ditandatangani.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • liputan6
    Informasi terkini mengenai harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dari berbagai penyedia seperti Pertamina, Shell, BP, dan Vivo, serta panduan terkait pendaftaran QR Code BBM subsidi dan jenis-jenis BBM yang tersedia.
    Harga BBM
  • India ialah sebuah negara di Asia yang memiliki jumlah penduduk terbanyak kedua di dunia
    India ialah sebuah negara di Asia yang memiliki jumlah penduduk terbanyak kedua di dunia
    India
  • liputan6
    BBM atau Bahan Bakar Minyak adalah materi apapun yang bisa diubah menjadi energi.
    BBM
  • Bensin adalah minyak bumi yang mudah menguap dan mudah terbakar (dipakai sebagai bahan bakar mobil dan sebagainya).
    Bensin adalah minyak bumi yang mudah menguap dan mudah terbakar (dipakai sebagai bahan bakar mobil dan sebagainya).
    Bensin
  • liputan6
    Per 1 Juni 2026, Pertamax Turbo mengalami kenaikan harga, sementara Dexlite, Pertamina Dex, dan BP Ultimate Diesel turun, sedangkan BBM subsidi dan beberapa nonsubsidi lainnya tetap stabil.
    Perubahan Harga BBM
  • Bahan Bakar Minyak
  • Solar