Sukses

Warga Jakarta Butuh 118 Ton Daging Sapi Setiap Hari

Kamar Dagang Industri (Kadin) Jakarta mencatat kebutuhan daging sapi di Jakarta mencapai 118 ton setiap hari. Jumlah itu tidak hanya untuk konsumsi langsung masyarakat, tapi juga kebutuhan dunia usaha seprti hotel, restoran,warung dan Kafe.

Menurut Ketua Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang, tingginya kebutuhan daging di Jakarta membuat Kadin mengusulkan agar pemerintah menetapkan kuota khusus daging sapi impor demi memenuhi kebutuhan warga Jakarta.

"Kami sangat berharap pak Jokowi memiliki perhatian khusus untuk kuota daging sapi ini,bila perlu sudah harus setengah memaksa pemerintah pusat demi kelangsungan dunia usaha dan konsumsi masyarakat," jelas dia dalam keterangan tertulis, Rabu (7/8/2013).

Sarman berpendapat penetapan kuota khusus daging impor juga diperlukan karena selama 1,5 tahun harga daging sapi di Jakarta tetap tinggi akibat kebijakan pengurangan kuota kuota impor daging sapi secara drastis.

Padahal jaminan pasokan dan harga daging sapi di Jakarta menyangkut nasib 17 ribu pelaku usaha yang membutuhkan bahan baku daging setiap hari serta 9,6 juta masyarakat Jakarta.

"Karena Janji pemerintah bahwa kebutuhan daging di Jakarta akan mampu dipasok daging lokal lagi lagi hanya sekedar wacana, sehingga hampir 1,5 tahun posisi harga daging di Jakarta masuk dalam kategori stabil tinggi.

Sarman sangat yakin kuota khusus ini akan dapat diwujudkan apalagi urusan penambahan kuota daging sapi sudah ada di Kementerian Perdagangan yang lebih mengerti psikologi pasar.

:Bila perlu jika Pak Jokowi memberikan tugas kepada Komite Daging Sapi Jakarta Raya untuk meminta kuota khusus kepada Pemerintah, kami akan siap merealisasikannya," terang Sarman. (Ndw)
Loading