PHE: Gejolak Timur Tengah Pertegas Pentingnya Penguatan Produksi Migas Domestik

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah menjadi pengingat penting bagi Indonesia untuk mempercepat penguatan produksi migas domestik.

Diterbitkan 09 April 2026, 21:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Batu - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menilai ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah menjadi pengingat penting bagi Indonesia untuk mempercepat penguatan produksi migas domestik guna menjaga ketahanan energi nasional.

Direktur Perencanaan Strategis, Portofolio, dan Komersial PHE Edi Karyanto mengatakan dinamika geopolitik global saat ini menunjukkan bahwa ketergantungan terhadap pasokan energi dari luar negeri semakin berisiko bagi negara pengimpor energi seperti Indonesia. Karena itu, peningkatan produksi domestik harus terus didorong agar Indonesia memiliki pasokan energi yang lebih aman dan berkelanjutan.

“Tentu kita melihat bahwa tantangan saat ini memang terjadi suatu gejolak di Timur Tengah. Mungkin kalau kita sering melihat di media-media itu akhirnya akan menjadi sebuah hal yang sangat tantangan bagi kita,” ujar Edi Karyanto dalam Media Gathering di Kota Batu, Kamis (9/4/2026).

Menurut dia, kondisi global yang tidak menentu membuat penguatan produksi energi dari dalam negeri menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan luar negeri yang rentan terganggu oleh konflik maupun gangguan rantai pasok global.

“Bagaimana untuk domestik itu lebih bisa memberikan ketersediaan energi, minyak, dan gas bumi tanpa kita ketergantungan dengan pihak-pihak lain yang bagaimana tantangan di luar ini sangat di luar kemampuan kita semua,” katanya.

Edi menambahkan, PHE terus menjalankan berbagai program peningkatan produksi dan eksplorasi guna menjaga suplai migas nasional, termasuk melalui optimalisasi lapangan eksisting, pengeboran sumur baru, serta pengembangan sumber daya baru.

 

Pasokan Domestik

Ia menilai penguatan pasokan domestik tidak hanya penting dari sisi ketersediaan energi, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah volatilitas harga energi global yang dipengaruhi dinamika geopolitik.

Sebagai subholding upstream Pertamina, PHE saat ini menjadi kontributor utama produksi migas nasional dengan porsi signifikan terhadap produksi minyak dan gas Indonesia, sehingga keberhasilan perusahaan meningkatkan output domestik dinilai menjadi faktor krusial dalam menjaga keamanan energi nasional.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6