Ini Alasan Danantara Pilih China Sebagai Mitra Pengolah Sampah Jadi Listrik

BP Danantara telah memilih perusahaan asal China untuk menjadi mitra proyek Waste to Energy (WtE) di 3 lokasi.

Diterbitkan 09 April 2026, 21:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) telah memilih perusahaan asal China untuk menjadi mitra proyek Waste to Energy (WtE) di 3 lokasi. Kesamaan karakter pengolahan sampah hingga teknologi jadi pertimbangannya.

Managing Director Stakeholders Management and Communications Danantara, Rohan Hafas mengatakan mitra China menjadi yang paling pas melihat karakter sampah yang ada di Indonesia. Menurutnya, tak ada alasan untuk meragukan China ketimbang negara lain yang turut ikut dalam tender.

"Jadi tuh kalau saya ngambil European countries, American countries gak cocok. Sampahnya udah dipilah dari dirumah, belingnya sendiri, kartonnya sendiri, sampah dapur sendiri. Udah tuh, udah dipilah tuh, udah budaya di mereka," kata Rohan dalam diskusi media di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Dia menjelaskan, karakter sampah di Indonesia dan China hampir serupa. Misalnya, pada aspek belum dipilahnya sampah dari rumah. Teknologi yang digunakan China, mampu mengolah sampah-sampah tersebut.

"Di kita gabung semua kan? Nah China mirip kaya kita, jorok-jorok juga tuh masyarakatnya, dibuang aja semuanya. Nah jadi pabriknya tuh desainnya telan semua ya Pak Fadli kan, dengan energi panas sekian, lumer semualah tuh sampah basahnya ikut langsung kering," jelas dia.

Pada aspek teknologi, pengolahan di pabrik Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik (PSEL) terbilang cukup efisien. "Energinya yang dihasilkan tuh untuk kilowattnya cukup bagus juga ya, China ya, efisiensinya lah ya namanya. Pokoknya secara teknis juga mereka rasio antara bakar sama dapat energinya tuh cukup bagus secara logika," urainya.

Informasi, ada dua perusahaan China yang dipilih jadi mitra program PSEL ini. Keduanya yakni Wangneng Environment Co., Ltd. sebagai operator untuk pembangkit di Bekasi, Jawa Barat. Serta, Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd. sebagai operator untuk pembangkit di Denpasar, Bali dan Bogor Raya.

 

Dua Perusahaan China Menang Tender

Sebelumnya, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) mengumumkan pemenang tender proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di dua lokasi. Ada dua perusahaan asal China yang memenangkan proyek tersebut.

Danantara telah menetapkan dua pemenang tender Waste to Energy (WtE). Yakni, Wangneng Environment Co., Ltd. sebagai operator untuk pembangkit di Bekasi, Jawa Barat. Serta, Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd. sebagai operator untuk pembangkit di Denpasar, Bali.

“Pengumuman hari ini menandai langkah penting dalam memastikan fasilitas Waste-to Energy dikelola dengan standar tertinggi dalam keandalan operasional, keselamatan, dan akuntabilitas," kata Chief Investmen Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir dalam keterangannya, Jumat (6/3/2026).

Pandu mengatakan, sejalan dengan dual mandate Danantara Indonesia, mitra operator diwajibkan membentuk konsorsium guna mendorong transfer teknologi. Termasuk dengan badan usaha milik pemerintah daerah dan perusahaan lokal Indonesia.

 

Tata Kelola

Danantara Indonesia juga menekankan tata kelola yang kuat sejak tahap awal, termasuk proses seleksi yang transparan dan berbasis mitigasi risiko.

“Mitra operator terpilih diharapkan mampu menjaga kinerja operasional yang konsisten, memastikan kepatuhan terhadap seluruh ketentuan yang berlaku, serta mendorong keterlibatan yang berkelanjutan dengan masyarakat,” imbuhnya.

Danantara Indonesia berkomitmen untuk mendorong solusi pengelolaan sampah terpadu yang menciptakan dampak positif bagi lingkungan serta seluruh masyarakat Indonesia.

"Kami akan terus bekerja sama erat dengan para mitra, Pemerintah Daerah, serta seluruh pemangku kepentingan terkait untuk menghadirkan kemajuan yang terukur dalam pengurangan sampah dan pembangkitan energi bersih," ujar Pandu.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6